- Kejurcab Domino Bandar Lampung pada 14 Maret 2026 bertujuan menjaring atlet untuk Kejurnas ORADO April mendatang.
- PB ORADO mengapresiasi acara tersebut sebagai bagian penting dalam sistem kompetisi berjenjang nasional.
- Turnamen mempertandingkan kategori junior, master perorangan, dan master berpasangan untuk pengembangan olahraga domino.
Suara.com - Kejurcab domino yang digelar Pengurus Cabang Olahraga Domino (ORADO) Bandar Lampung mendapat apresiasi dari Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO).
Turnamen ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat pembinaan atlet sekaligus menjaring talenta terbaik menuju level nasional.
Ajang Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Domino tersebut berlangsung pada Sabtu, 14 Maret 2026 di Graha Karya Utama (Gedung Golkar), Jalan KH Ahmad Dahlan, Pahoman, Bandar Lampung.
Turnamen ini menjadi bagian dari proses seleksi atlet daerah yang diproyeksikan tampil pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ORADO yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026.
PB ORADO menilai penyelenggaraan kejuaraan di tingkat daerah seperti ini sangat penting untuk membangun sistem kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan dalam olahraga domino di Indonesia.
Ketua Umum PB ORADO Yooky Tjahrial menyampaikan apresiasi atas inisiatif ORADO Bandar Lampung yang berhasil menyelenggarakan kejuaraan dengan baik.
“Kami sangat mengapresiasi langkah ORADO Bandarlampung yang telah sukses menggelar Kejurcab. Turnamen di tingkat daerah seperti ini menjadi bagian penting dalam proses penjaringan atlet menuju Kejuaraan Nasional ORADO,” kata Yooky dalam keterangannya.
Menurutnya, keberlanjutan kompetisi di tingkat daerah akan berdampak besar terhadap perkembangan olahraga domino nasional.
Selain melahirkan atlet potensial, kegiatan tersebut juga membantu memperluas ekosistem olahraga strategi tersebut di berbagai wilayah.
Baca Juga: OJK Waspadai Efek Domino Operasi Militer AS di Venezuela terhadap Stabilitas Keuangan RI
Dalam Kejurcab ORADO Bandar Lampung ini, panitia mempertandingkan tiga kategori utama, yakni kategori junior, master perorangan, dan master berpasangan.
Pembatasan jumlah peserta dilakukan untuk menjaga kualitas pertandingan sekaligus memastikan turnamen berjalan efektif dan kompetitif.
Kategori junior yang diikuti peserta berusia 8 hingga 25 tahun diikuti oleh 16 pasangan.
Sementara kategori master perorangan diikuti oleh 32 peserta, dan kategori master berpasangan diikuti oleh 64 pasangan.
Ketua Bidang Humas PB ORADO Henry Kurnia Adhi atau yang akrab disapa Jhon LBF menilai maraknya kompetisi domino di berbagai daerah menunjukkan perkembangan positif dari olahraga tersebut.
“Kejurcab yang digelar di berbagai daerah menjadi indikator bahwa pembinaan domino berjalan dengan baik."