- Liga Mahasiswa meluncurkan LIMA UNIFEST 2026 sebagai festival inklusif bagi seluruh mahasiswa di tanah air.
- Acara akan berlangsung selama sepekan penuh mulai 15 hingga 22 Mei 2026 di Ubaya Sport Center.
- Program ini memadukan olahraga, hiburan, dan kreativitas untuk menciptakan ruang berekspresi bagi mahasiswa lintas fakultas.
Suara.com - Liga Mahasiswa (LIMA) secara resmi meluncurkan Intellectual Property (IP) terbaru mereka bertajuk LIMA UNIFEST 2026 untuk memberikan warna baru bagi ekosistem kegiatan kampus.
Program kolaborasi perdana ini dirancang khusus untuk menghadirkan pengalaman festival yang lebih segar, inklusif, dan meriah bagi seluruh mahasiswa di tanah air.
Event akbar ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh, tepatnya pada 15 hingga 22 Mei 2026, di Ubaya Sport Center yang siap menjadi pusat perhatian mahasiswa.
Transformasi Konsep Festival Modern
![LIMA resmi meluncurkan UNIFEST 2026, festival kampus modern dan inklusif di Ubaya Sport Center. [Dok. LIMA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/18/61172-lima.jpg)
Langkah peluncuran ini sekaligus menjadi tonggak sejarah baru bagi LIMA dalam menetapkan standar berbeda di dunia festival kampus yang selama ini cenderung monoton.
UNIFEST tidak hanya diposisikan sebagai ajang kompetisi olahraga semata, melainkan transformasi festival yang memadukan aksi, kolaborasi, hiburan, dan selebrasi dalam satu rangkaian acara.
Konsep modern dan atmosfer penuh semangat anak muda dipastikan membuat acara ini menjadi pusat perhatian utama bagi civitas akademika selama satu minggu penuh.
Direktur Utama LIMA, Junas Miradiarsyah, menyatakan bahwa kehadiran program ini merupakan jawaban atas kebutuhan mahasiswa akan ruang berekspresi yang lebih luas.
"Kami ingin menghadirkan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya," ujar Junas dalam sesi peluncuran resmi.
"Lewat UNIFEST 2026, kami membawa semangat baru yang lebih inklusif," tambahnya menjelaskan visi besar program tersebut.
"Ini adalah perayaan di mana setiap mahasiswa bisa bersinar dengan caranya sendiri," ungkap Junas dengan penuh optimisme.
Semangat Inklusivitas
Selaras dengan misi untuk menjangkau seluruh lapisan mahasiswa, ajang ini membawa jargon utama #SemuaBisaMain.
Semangat inklusivitas tersebut sengaja diusung untuk membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi mahasiswa lintas fakultas tanpa batasan yang kaku.
Program ini dirancang untuk menghilangkan batas konvensional antara kompetisi serius dengan hiburan yang santai dan menyenangkan.