- Indonesia menyelenggarakan turnamen PUBG Mobile Global Open 2026 di Jakarta dengan total hadiah sebesar 500 ribu dolar Amerika.
- Sebanyak 16 tim internasional termasuk tiga wakil Indonesia bersaing ketat memperebutkan gelar juara dalam ajang Grand Finals.
- Pemerintah Indonesia mendukung penuh turnamen ini untuk memperkuat industri kreatif, pariwisata, serta posisi Indonesia sebagai hub esports dunia.
Suara.com - Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi penting penyelenggaraan esports internasional.
Kepercayaan tersebut terlihat melalui gelaran PUBG Mobile Global Open (PMGO) 2026 Season 1 Main Event yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Ajang bergengsi ini mempertemukan 32 tim terbaik dari berbagai negara yang bersaing memperebutkan total hadiah sebesar US$500 ribu atau sekitar Rp8 miliar.
PMGO 2026 juga menjadi turnamen pembuka dalam rangkaian kompetisi global PUBG MOBILE sepanjang musim 2026.
Kompetisi telah berlangsung sejak 2 Juni 2026 dan memasuki fase paling krusial melalui Grand Finals yang digelar pada 6-7 Juni.
![PUBG Mobile Global Open (PMGO) 2026 Season 1 Main Event yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. [Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/06/54767-pmgo.jpg)
Setelah melewati persaingan ketat di babak awal, kini hanya tersisa 16 tim yang masih berpeluang mengangkat trofi juara.
Tuan rumah Indonesia masih memiliki peluang besar untuk meraih prestasi di hadapan pendukung sendiri. Tiga tim nasional, yakni Bigetron by Vitality, Pandum, dan Boom Esports, berhasil mengamankan tempat di babak Grand Finals dan siap bersaing dengan tim-tim elite dunia.
Lebih dari sekadar turnamen, penyelenggaraan PMGO 2026 menjadi bukti meningkatnya peran Indonesia dalam ekosistem esports internasional. Kehadiran event global tersebut dinilai mampu memberikan dampak positif bagi berbagai sektor industri kreatif nasional.
Direktur Game Kementerian Ekonomi Kreatif, Luat S.P. Sihombing, menegaskan bahwa pemerintah mendukung penuh kehadiran kompetisi esports berskala dunia di Indonesia.
"Kami selalu menyambut baik event game dan esports berskala internasional. Kehadiran turnamen sebesar ini membuka peluang kolaborasi dengan pelaku industri kreatif lokal sekaligus meningkatkan perhatian dunia terhadap Indonesia," ujar Luat.
Menurut Luat, manfaat yang dihasilkan tidak berhenti pada industri gim semata. Efek berantai juga dirasakan sektor pariwisata dan berbagai subsektor ekonomi kreatif lainnya.
"Kami melihat event seperti ini dapat meningkatkan atensi masyarakat internasional terhadap Indonesia, baik dari sisi pariwisata, industri kreatif maupun industri game itu sendiri," katanya.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah juga mendorong terjadinya kolaborasi antara pemilik intellectual property (IP) global dengan kreator lokal. Sejumlah merek nasional hingga kreator Indonesia turut terlibat dalam berbagai aktivitas yang menjadi bagian dari PMGO 2026.
Suasana turnamen pun dibuat lebih meriah melalui kehadiran pelaku UMKM, beragam instalasi interaktif, hingga kolaborasi dengan IP lokal populer Tahilalats yang menyasar kalangan generasi muda.
Luat menilai perkembangan esports saat ini telah melampaui batas sebagai kompetisi permainan digital.
Industri tersebut memiliki hubungan erat dengan berbagai sektor kreatif lain yang terus berkembang.
"Esports membawa konektivitas dengan banyak industri lain. Karena itu, esports harus dilihat dari berbagai aspek, bukan hanya dari sisi kompetisinya saja," ucapnya.
Ke depan, Kementerian Ekonomi Kreatif berharap Indonesia mampu mengambil peran lebih besar dalam peta esports internasional.
Salah satu target yang ingin diwujudkan adalah menjadikan Indonesia sebagai pusat aktivitas esports dunia.
"Sesuai arahan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, harapan kami Indonesia bisa menjadi hub esports dunia. Untuk mewujudkan itu, dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan," pungkasnya.