Putra Tri Ramadani Ukir Sejarah, Jadi Atlet Indonesia Pertama Juara Lead di World Climbing Series

Arief Apriadi

Senin, 08 Juni 2026 | 10:29 WIB
Putra Tri Ramadani Ukir Sejarah, Jadi Atlet Indonesia Pertama Juara Lead di World Climbing Series
Putra Tri Ramadani mencetak sejarah sebagai atlet Indonesia pertama peraih emas nomor lead di World Climbing Series Praha 2026 usai mengalahkan pemanjat Jepang dan Austria. [Dok. FPTI]
baca 10 detik
  • Atlet Indonesia Putra Tri Ramadani meraih medali emas nomor lead di World Climbing Series Praha 2026.
  • Putra mencatatkan sejarah sebagai atlet Indonesia pertama yang menjuarai nomor lead dengan mengalahkan atlet elit dunia.
  • Keberhasilan ini dicapai melalui performa maksimal di babak final setelah mengevaluasi pengalaman kompetisi di Slovenia tahun 2025.

Suara.com - Atlet panjat tebing kebanggaan Indonesia, Putra Tri Ramadani, baru saja mencatatkan tinta emas dalam sejarah olahraga nasional.

Pemuda yang akrab disapa Srondeng itu berhasil menyabet medali emas nomor lead pada ajang bergengsi World Climbing Series Praha 2026.

Prestasi yang diraih di Republik Ceko pada Senin dini hari WIB tersebut menobatkan dirinya sebagai atlet Indonesia pertama yang mampu meraih gelar juara disiplin lead di level dunia.

Bungkam Dominasi Pemanjat Elite Jepang dan Austria

Putra Tri Ramadani tampil memukau di babak final dengan membukukan skor tertinggi, yakni 43 poin, untuk memastikan posisi di podium utama.

Catatan poin tersebut sekaligus membungkam perlawanan penantang terkuat asal Jepang, Neo Suzuki, yang harus puas meraih medali perak dengan skor 39.

Kejutan tidak berhenti di situ karena Putra juga berhasil mengungguli wakil Austria, Jakob Schubert, yang finis di posisi ketiga dengan skor 37.

Keberhasilan ini menjadi lompatan besar bagi reputasi panjat tebing Indonesia yang selama ini lebih dikenal sebagai penguasa nomor kecepatan (speed).

Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia, Wahyu Pristiawan Buntoro, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan anak asuhnya di tanah Eropa.

baca juga

"Srondeng membuat sejarah," ujar Wahyu Pristiawan Buntoro saat memberikan keterangan resmi dari Jakarta menyambut kabar gembira tersebut.

Perjuangan Menaklukkan Jalur Ekstrem Praha

Perjalanan Putra menuju tangga juara sama sekali tidak mudah karena ia harus berhadapan dengan tujuh pemanjat elite dunia yang mendominasi peringkat atas.

Ia dipaksa memeras seluruh tenaga dan kreativitasnya untuk melewati jalur panjat yang didesain dengan tingkat kesulitan sangat tinggi.

Putra mengakui bahwa kondisi fisiknya benar-benar diuji hingga mencapai batas maksimal saat mencoba menembus bagian atas dinding panjat.

"Ini adalah final kedua saya dan emas pertama, tentu sangat bahagia karena rute di final sangat sulit terutama di bagian atas sampai tangan saya pump (kelelahan mencengkeram)," kata Putra.

Kondisi pump atau kelelahan otot yang luar biasa tersebut nyatanya tidak menyurutkan tekad sang atlet untuk terus merayap hingga mencapai target poin tertinggi.

Mentalitas Juara dan Misi Berkelanjutan

Meski baru saja mencetak sejarah, Putra Tri Ramadani menyatakan dirinya tidak ingin cepat berpuas diri dengan capaian tersebut.

Baginya, medali emas di Praha justru menjadi bahan bakar tambahan untuk terus meningkatkan performa demi mengharumkan nama bangsa di ajang berikutnya.

Atlet asal Jawa Timur itu menilai masih banyak aspek teknis dan mental yang perlu dipertajam agar bisa tampil lebih konsisten di panggung internasional.

Ia secara khusus menyoroti pentingnya kemampuan melakukan orientasi jalur serta menjaga ketenangan saat menghadapi tekanan besar di lapangan.

"Pekerjaan rumahnya adalah saat orientasi jalur dan mengatasi rasa grogi," ujar Putra merinci evaluasi pribadinya.

Kebangkitan Putra Tri Ramadani

Penampilan gemilang Putra di Praha merupakan buah dari proses panjang dan evaluasi mendalam dari kompetisi-kompetisi sebelumnya.

Pada September 2025, ia sempat menembus babak final World Climbing Series di Koper, Slovenia, tetapi hanya finis di peringkat keenam.

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga untuk mematangkan taktik dan meningkatkan daya tahan tubuh hingga akhirnya mampu meraih emas di seri Praha tahun ini.

Kini, perhatian pecinta olahraga nasional tertuju kepada sosok Srondeng sebagai ikon baru yang siap menjaga martabat Indonesia di kancah panjat tebing dunia nomor lead, demikian Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misi Balas Dendam di Madrid! Tim Panjat Tebing Indonesia Bidik Jasil Maksimal di China

Misi Balas Dendam di Madrid! Tim Panjat Tebing Indonesia Bidik Jasil Maksimal di China

Sport | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:33 WIB

13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games

13 Atlet Panjat Tebing Indonesia Jadikan Seri Wujiang Pemanasan Asian Games

Sport | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:46 WIB

Desak/Kadek Pecahkan Rekor Dunia, Panjat Tebing Indonesia Rebut Emas Speed Relay di Sanya 2026

Desak/Kadek Pecahkan Rekor Dunia, Panjat Tebing Indonesia Rebut Emas Speed Relay di Sanya 2026

Sport | Kamis, 30 April 2026 | 09:48 WIB

Jannah Fokus Tampil Maksimal Demi Tiket Asian Games 2026

Jannah Fokus Tampil Maksimal Demi Tiket Asian Games 2026

Sport | Senin, 06 April 2026 | 19:42 WIB

Ikuti Kejuaraan Asia, Tim Panjat Tebing Indonesia Terbang ke China

Ikuti Kejuaraan Asia, Tim Panjat Tebing Indonesia Terbang ke China

Sport | Senin, 06 April 2026 | 12:44 WIB

Terkini

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

×