- Universitas Bina Nusantara keluar sebagai juara kategori beregu Campus League Badminton Regional Bandung di GOR Bandung pada 18 September 2026.
- BINUS mengamankan gelar juara usai mengalahkan Universitas Negeri Jakarta melalui pertandingan tiga gim dengan skor ketat.
- Hasil tersebut membawa BINUS dan UNJ melaju ke putaran final The Nationals di GOR Bandung pada 21-25 September 2026.
Suara.com - Persaingan para pebulu tangkis kampus di ajang Campus League Badminton Regional Bandung menobatkan Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta sebagai juara kategori beregu, Jumat (18/9/2026).
BINUS mengunci gelar juara setelah menaklukkan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) lewat pertandingan tiga gim dengan skor 45-55, 55-44, 55-53.
Pertarungan yang berlangsung di GOR Bandung ini sekaligus memastikan tiket menuju putaran final The Nationals yang akan mempertemukan para jawara dari Regional Bandung dan Semarang.
Ricky Soebagdja Puji Mentalitas Student-Athlete
![Legenda bulu tangkis Indonesia, Ricky Soebagdja (kanan) saat menyaksikan Campus League Badminton Regional Bandung. [Dok. Campus League]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/18/87296-legenda-bulu-tangkis-indonesia-ricky-soebagdja.jpg)
Partai final yang menguras fisik dan mental tersebut turut disaksikan langsung oleh legenda ganda putra sekaligus Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja.
"Luar biasa performa para student-athlete," puji Ricky memberikan penilaian atas jalannya pertandingan.
"Mereka memanfaatkan kesempatan ini, jatuh bangun di lapangan, semangat, dan motivasi mereka tinggi," tambahnya.
Ricky menilai format sistem poin kumulatif hingga angka 55 mampu menguji kekompakan dan ketahanan mental tim kampus.
"Poin 55, kekompakan tim kampus terlihat, ini sangat baik untuk student-athlete menunjukkan skill terbaik mereka,” katanya.
Drama Kejar-Mengejar Angka di Final
Ketegangan final beregu sudah terasa sejak partai pembuka tunggal putri ketika Aura Ihza Aulia (BINUS) harus mengakui keunggulan Laili Dwiyanti Nur Rohmah (UNJ) dengan skor 4-11.
Momentum kebangkitan BINUS mulai terbentuk pada gim kedua. Aura kemudian melakukan comeback dramatis 11-10 yang turut memotivasi rekan-rekan setimnya untuk berbalik unggul 55-44.
Pertarungan paling menegangkan terjadi pada gim pamungkas. Saling kejar angka dan upaya menyamakan kedudukan terjadi di setiap partai yang dipertandingkan.
Reli panjang mewarnai partai terakhir ganda putri ketika Feodora Hisanah/Veren Irvana Daula (BINUS) menghadapi Antonia H Haganingrum/Citra M. Surono (UNJ).
Setelah kedudukan imbang 50-50, duet ganda putri BINUS mampu tampil tenang pada poin-poin kritis dan menutup gim dengan skor 55-53. Hasil tersebut sekaligus memastikan gelar juara beregu untuk BINUS.
Pelatih BINUS, Haryadi Abu, bersyukur target awal timnya untuk lolos ke The Nationals berbuah gelar juara regional.
“Lebih pendek dan instan. Strategi kami, yang pasti setelah selesai bertanding, langsung recovery, istirahat cukup, makan cukup, dan dijaga," papar Haryadi membongkar strategi timnya.
BINUS dan UNJ Bersiap Menuju The Nationals
Fokus tim kepelatihan BINUS dan para semifinalis kini beralih pada persiapan menghadapi para jawara dari Regional Semarang di The Nationals.
CEO Campus League, Ryan Gozali, mengatakan persaingan di putaran final yang kembali digelar di GOR Bandung pada 21-25 September 2026 akan berlangsung lebih kompetitif.
“Persiapan untuk The Nationals sudah matang, performa para student-athlete di tingkat regional bagus semua," ujar Ryan dalam sesi jumpa pers.
Ia menyoroti peta persaingan di kategori perorangan Regional Bandung yang memunculkan juara dari sejumlah kampus, sedangkan kategori beregu didominasi kampus-kampus asal Jakarta.
Empat tim beregu yang lolos dari Regional Bandung adalah Universitas Bina Nusantara (BINUS), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Budi Luhur, dan Universitas Gunadarma.
Mereka akan menghadapi empat tim dari Regional Semarang, yakni Universitas Islam Indonesia (UII) sebagai juara, UNNES, UNS, dan UNESA.
Citra Surono Mulai Analisis Lawan
Juara ganda campuran dari UNJ, Muhammad Halim As Sidiq/Citra M. Surono, mengaku mulai melakukan analisis terhadap pemain unggulan dari Semarang.
“Persaingan di sana (Regional Semarang) cukup ketat pada partai ganda. Salah satu pemain yang saya sangat antisipasi dari Semarang, itu teman saya sendiri, pemain ganda putri, Tanaya (Yafiyah Darojat),” ungkap Citra.
Ia dan pasangannya bertekad memanfaatkan jeda pertandingan untuk memulihkan kebugaran sebelum tampil di putaran final.
Kehadiran Campus League diharapkan dapat terus menghidupkan ekosistem bulu tangkis di tingkat universitas sehingga mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengejar prestasi olahraga sekaligus pendidikan akademik.