SANG PEMAHAT PERAHU PELANGI

Sukabumi

Kamis, 25 Agustus 2022 | 15:41 WIB
SANG PEMAHAT PERAHU PELANGI
Pemahat Batu

Kawanku….aku hanya seorang Pemahat perahu, perahu-perahu itu bukan untukku bukan untukmu. Ketika masa itu telah berlalu mereka yang terpahat menjadi perahu satu-persatu meninggalkan pulau itu dan pergi berlabuh, biarkan mereka pergi, ikhlaskan mereka mengarungi sisi bumi.

Kawanku…. Aku tahu Kamu marah, Kamu resah, bahkan Kamu gelisah melihat telapak tanganku yang lecet dan hampir membusuk karena memahat mereka dari sebuah pohon kayu hati yang begitu keras sekeras gunung baja agar mereka menjadi sebuah perahu yang siap berlayar dilaut lepas. Setiap tanganku terluka Aku merobek bajuku untuk membalut lukaku dan terus memahat kayu hati itu. Aku tahu kawanku… Engkau memperhatikan itu karena Aku mendengar nafasmu saat kau menahan tangis dan bersembunyi dibalik hujan gerimis…terimakasih kawanku atas semua itu.

Kawanku… ada sesuatu kenyataan yang tidak akan mampu Engkau terka terhadap perahu-perahu itu, ya..karena engkau menganggap perahu-perahu itu meninggalkanku sendiri di pulau ini. Kamu selalu mengira bahwa Aku hanya seorang pemahat yang selalu dimanfaatkan oleh keadaan membuat perahu lalu selesai dan ditinggalkan perahu satu demi satu, terus dan selalu begitu…itu kan yang terlintas dalam pikiranmu. kamu menganggap perahu-perahu itu telah membebaniku dengan gundukan harapan palsu. engkau salah besar kawanku

Kawanku…..setiap satu perahu yang pergi Dia membawa mimpiku untuk ikut serta mengarungi samudera biru, karena Aku telah mengukir lembut mimpi-mimpiku di dinding semua perahu yang kupahat. Ingat temanku, Aku hanya seorang pemahat, Aku akan tenggelam dan mati bila harus berenang di lautan, tubuhku akan hancur diterpa gelombang dan membentur karang kehidupan. biarlah aku tetap ada di pulau pelangi ini untuk tetap memahat perahu, sedangkan mimpi-mimpiku mengarungi samudra raya dan terus bertengadah di laut lepas….aku sangat bahagia ketika menatap perahu yang membawa mimpiku membentangkan layar dan siap untuk memcah gelombang lautan…

Kawanku….terkadang Aku lelah terhadap semua itu, tapi dari kejauhan sayup-sayup kudengan mimpiku memanggil aku ”bertahanlah Paman, tersenyumlah Paman, Aku akan kembali” Aku tersentak kembali karena suatu saat nanti mimpiku akan kembali.

*Penulis adalah Guru SMAN 1 Cisarua Bogor. 

Artikel ini sudah tayang di www.nyerat.sman1cisaruabogor.sch.id/wp/2022/06/24/sang-pemahat-perahu-pelangi/

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratusan Sastrawan Muda Penuhi Taman Pintar Yogyakarta, Ada Apa?

Ratusan Sastrawan Muda Penuhi Taman Pintar Yogyakarta, Ada Apa?

Purwokerto | Senin, 22 Agustus 2022 | 06:14 WIB

15 Diksi Indah Dalam Bahasa Indonesia, Buat Tulisanmu Makin Puitis

15 Diksi Indah Dalam Bahasa Indonesia, Buat Tulisanmu Makin Puitis

Lifestyle | Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:14 WIB

3 Tips Mengarang Karya Sastra ala Budi Darma

3 Tips Mengarang Karya Sastra ala Budi Darma

Your Say | Jum'at, 29 Juli 2022 | 13:45 WIB

Terkini

Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga

Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:54 WIB

Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu

Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu

Kaltim | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:52 WIB

Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi

Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:46 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang

Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:38 WIB

Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:30 WIB

Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor

Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor

Bogor | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:28 WIB

Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara

Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:13 WIB

Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara

Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:12 WIB

Kemelekatan Adalah Derita

Kemelekatan Adalah Derita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:05 WIB

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:03 WIB

×