Sempat Hilang, Mayat Pemuda Sukabumi Ditemukan di Sungai Cimandiri

Sukabumi

Senin, 29 Agustus 2022 | 13:30 WIB
Sempat Hilang, Mayat Pemuda Sukabumi Ditemukan di Sungai Cimandiri
Ilustrasi mayat. (Antara)

Sukabumi.suara.com - Seorang pemuda asal Kampung Pangleseran Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Alvin Abdul Aziz (21) ditemukan mengambang tak bernyawa di sungai Cimandiri, Minggu (28/8/2022).

Kapolsek Gunungguruh IPTU Didin Waslidin mengatakan, tubuh Pemuda itu ditemukan oleh warga di aliran sungai Cimandiri, sekitar 3 kilometer dari lokasi jembatan Cigoong. 

"Ditemukan warga dalam keadaan mengambang di aliran Sungai Cimandiri yang berjarak kurang lebih 3 KM dari lokasi ditemukannya kendaraan korban di Jembatan Cigoong," jelas Didin Waslidin kepada sukabumiupdate.com.

Sebelum ditemukan tewas, korban sempat berpamitan kepada keluarga, untuk mengunjungi rumah mendiang neneknya. Namun, Alvin tak kunjung kembali sejak Sabtu (27/8) kemarin. Hingga keluarga bersama warga sekitar sempat melakukan pencarian. Tapi nahas, saat ditemukan pemuda yang berprofesi sebagai seorang satpam tersebut ditemukan dalam keadaan tak bernyawa

Ayah kandung korban, Yandin Supriatna (42) mengatakan, motor yang dibawa anaknya itu ditemukan di jembatan Cigoong, sungai Cimandiri.

"Sekira pukul 22.00 WIB saya melihat kendaraan Suzuki Satria FU milik anak saya dalam keadaan terstandar di atas jembatan Cicadas, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Melihat sudah ada titik terang pencarian kembali digencarkan namun anak saya belum ditemukan," ujar Yandin.

"Sepertinya anak saya terpeleset dan terbawa aliran sungai. Beberapa hari terakhir ini, Alvin memang lagi sakit, sering linglung dan pelupa. Kemaren itu dia baru pulang kerja, masih pakai baju security ketika pergi dari rumah," Lanjut Yandin.

Sementara itu, Kapolsek Gunungguruh, Iptu Didin Waslidin mengatakan, pihaknya yang menerima laporan adanya penemuan mayat yang identitasnya sudah diketahui oleh keluarga. Dia menyarankan untuk segera dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematiannya.

"Namun pihak keluarga menolak dan menandatangani surat penolakan autopsi. Untuk jasad korban sendiri waktu ditemukan mengalami luka lebam di bagian muka yang diduga akibat benturan batu sungai karena arus cukup deras," ujar Didin. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demi Merokok, Pemuda Ini Curi Kotak Amal di Masjid

Demi Merokok, Pemuda Ini Curi Kotak Amal di Masjid

Sukabumi | Senin, 29 Agustus 2022 | 09:10 WIB

Booth Vaksinasi Pada Cycling de Jabar 2022 Disambut Antusias Warga

Booth Vaksinasi Pada Cycling de Jabar 2022 Disambut Antusias Warga

Purwasuka | Senin, 29 Agustus 2022 | 08:06 WIB

Buntut Aksi Tawuran di Sukabumi Antar Geng Motor, Kelompok Brigez Ciracap Bubar

Buntut Aksi Tawuran di Sukabumi Antar Geng Motor, Kelompok Brigez Ciracap Bubar

Jabar | Senin, 29 Agustus 2022 | 07:05 WIB

Nekat Curi Kotak Amal Masjid Gegara Ingin Merokok, Pemuda Ini Kini Mendekam di Penjara

Nekat Curi Kotak Amal Masjid Gegara Ingin Merokok, Pemuda Ini Kini Mendekam di Penjara

Purwasuka | Minggu, 28 Agustus 2022 | 19:29 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×