Pemuda Sukabumi di Laos Jadi Korban TPPO, Diminta Rp59 Juta Jika Ingin Pulang

Sukabumi

Jum'at, 02 September 2022 | 13:45 WIB
Pemuda Sukabumi di Laos Jadi Korban TPPO, Diminta Rp59 Juta Jika Ingin Pulang
Alif Fitrah (Baju Biru) Warga Sukabumi yang diduga menjadi korban TPPO di Laos (sukabumiupdate.com)

Sukabumi.suara.com - Impian Alif Fitrah Rodillah (28) dan 13 WNI lainnya untuk bekerja di luar negeri harus pupus karena dugaan menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TTPO).

Alif beserta rekannya diiming-imingi oleh penyalur kerja di Sukabumi untuk bekerja di Thailand dengan gaji yang besar. Alif dan seorang temannya, warga Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi yang siap untuk bekerja, akhirnya berangkat menuju Bangkok pada 2 Agustus 2022.

Sampai di Thailand, Alif dan rekannya tidak lantas bekerja, mereka melanjutkan perjalan menuju Chiang Mai. Lalu mereka berdua dijemput oleh mobil dan kembali melanjutkan perjalan, sampai saat tiba di sungai Mekong menuju Laos mereka menggunakan perahu.

Sampai di Laos Alif menaruh curiga ada yang tidak beres dengan tawaran pekerjaan tersebut, karena sudah berbeda dengan negara yang sebelumnya dijanjikan yaitu Thailand.

Saat di Laos, Alif dan 13 WNI tinggal di sebuah apartemen, dan disuruh untuk bekerja sebagai pencari investor dalam situs aplikasi trading.

Alif merasa enggan untuk melakukan pekerjaan tersebut, dikarenakan pekerjaannya yang berbeda dari perjanjian. Akhirnya Alif pun tidak dipekerjakan oleh perusahaan tersebut, tetapi teman Alif masih melanjutkan pekerjaan yang diperintah.

Setelahnya Alif mengaku ingin pulang ke Indonesia, tetapi saat mengutarakan keinginan tersebut Alif malah diminta membayar kepada pihak perusahaan sebesar 4.000 dolar AS atau sekitar Rp59 Juta. Hal tersebut memperkuat dugaan Alif bahwa dirinya telah menjadi korban TPPO.

Pihak perusahaan beralasan bahwa mereka membeli Alif dan rekannya melalui agen penyalur kerja dengan harga yang disebutkan di atas.

Saat ini, Alif dan keluarganya di Sukabumi sedang berusaha untuk dapat pulang dengan menghubungi pihak-pihak terkait, seperti Kedutaan Besar Republik Indonesia yang berada di Laos. Mereka juga aktif mengirim pesan di media sosial kepada Presiden Indonesia dan Gubernur Jawa Barat.

baca juga

Sumber: sukabumiupdate.com.

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pria Asal Sukabumi Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang, Kirim Pesan ke Jokowi dan Ridwan Kamil

Pria Asal Sukabumi Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang, Kirim Pesan ke Jokowi dan Ridwan Kamil

Cianjur | Jum'at, 02 September 2022 | 11:48 WIB

Dear Ridwan Kamil: Pemuda Sukabumi Ini Diduga Jadi Korban TPPO di Laos, Dikasih Makan Daging Kodok

Dear Ridwan Kamil: Pemuda Sukabumi Ini Diduga Jadi Korban TPPO di Laos, Dikasih Makan Daging Kodok

Bekaci | Jum'at, 02 September 2022 | 10:38 WIB

Nasib Miris Pemuda Sukabumi di Laos, Terkena Covid-19 hingga Harus Bayar Rp 59 Juta untuk Bisa Pulang ke Indonesia

Nasib Miris Pemuda Sukabumi di Laos, Terkena Covid-19 hingga Harus Bayar Rp 59 Juta untuk Bisa Pulang ke Indonesia

Jabar | Jum'at, 02 September 2022 | 10:08 WIB

Terkini

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:18 WIB

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Senin, 14 September 2026 | 20:17 WIB

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 20:16 WIB

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 20:11 WIB

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2026 | 19:58 WIB

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:56 WIB

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 19:54 WIB

×