Sukabumi.suara.com – Pembangunan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) sudah mencapai progres terbaru. Setelah tol seksi I yang menghubungkan Ciawi-Cigombong sudah lebih dulu beroperasi sejak tahun 2018, kini pembangunan lanjutannya yakni seksi II sudah mencapai progress 80 persen.
Konfirmasi akan hal tersebut disampaikan oleh Danang Parikesit, selaku Kepala BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) Kementerian PUPR.
"Hingga saat ini tengah dilanjutkan penyelesaian konstruksinya, yang tengah dikerjakan konstruksinya adalah Seksi 2 ruas Cigombong-Cibadak sepanjang 11,9 Km dengan progres konstruksi 81,24 persen dan ditargetkan selesai konstruksinya pada Desember 2022 mendatang," jelasnya, dalam keterangan tertulis yang dirilis secara resmi.
Nantinya jalan tol ini memiliki 6 Simpang Susun (SS) yang terdiri dari SS Ciawi, SS Caringin, SS Cigombong, SS Cibadak, SS Sukabumi Barat, dan SS Sukabumi Timur.
Untuk diketahui, secara keseluruhan tol Bocimi terdiri dari 4 seksi, yang terdiri dari:
- Seksi I Ciawi-Cigombong dengan panjang lintasan 15,35 kilometer,
- Seksi 2 Cigombong-Cibadak, 11,9 kilometer,
- Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat 13,7 kilometer, dan
- Seksi 4 Sukabumi Barat-Sukabumi Timur 13,05 kilometer
Baca Juga: Pemuda Sukabumi di Laos Jadi Korban TPPO, Diminta Rp59 Juta Jika Ingin Pulang
Secara keseluruhan, Tol Bocimi memilik panjang 53 kilometer. Kehadiran tol ini diproyeksi dapat memangkas waktu tempuh dari Jakarta ke Pelabuhan Ratu yang tadinya memakan waktu sekitar 3,5 jam, menjadi kurang dari 2,5 jam.
Sekadar informasi, pembangunan tol ini sendiri secara keseluruhan menelan anggaran sekitar Rp.11,71 triliun. Kehadiran tol Bocimi diharapkan dapat melancarkan mobilitas masyarakat di wilayah sekitar khususnya kawasan Bogor dan Sukabumi.