Merasa Dilecehkan, Persatuan Debus Banten Laporkan Dokter Richard Lee ke Polisi

Sukabumi

Jum'at, 02 September 2022 | 20:05 WIB
Merasa Dilecehkan, Persatuan Debus Banten Laporkan Dokter Richard Lee ke Polisi
Dr. Richrad lee yang dilaporkan oleh Persatuan Debus (instagram.com/dr.richard_lee)

Sukabumi.suara.com - Dr. Richard Lee kembali dilaporkan ke pihak berwajib, kali ini pelapornya adalah Persatuan Debus Banten. Akar masalahnya adalah karena ucapan yang dilontarkan oleh dokter kecantikan tersebut, dinilai melecehkan seni adat Banten yaitu debus.

Awal mulanya, Dokter Richard Lee memposting sebuah video di laman media sosial miliknya. Ia berjanji akan memberikan uang dengan nominal besar kepada penggiat atraksi debus, jika kebal terhadap pisau bedah.

“Sayembara! Tolong sampaikan kepada Om Daus, Jindan, dan dukun-dukun yang lain. Bagi kalian yang memiliki ilmu kebal, ilmu debus, debis ataupun memiliki ilmu Al-Hikmah. Kalian yang kebal dengan pisau bedah akan saya kasih Rp 100 Juta per orangnya,” ujar dr. Richard Lee.

Hal tersebut memicu Persatuan Debus Banten untuk melaporkan Richard Lee ke Mabes Polri tanpa memberikan somasi. Laporan tersebut kemudian ditangguhkan karena terdapat syarat administrasi yang belum lengkap.

“Laporan terkait perilaku Richard Lee di sosial media yang menyatakan melecehkan seni debus, debis,” ucap Maskur, kuasa hukum Persatuan Debus pada Jumat (2/9/2022) saat ditemui di Mabes Polri.

Persatuan Debus melaporkan Dokter Richard Lee ke Mabes Polri Pada Jumat [Rena Pangesti/Suara.com]

Maskur juga mengungkap jika Dokter Richard Lee sudah memberikan klarifikasi mengenai masalah ini, tetapi tanpa adanya permintaan maaf. Karena itu, proses hukum akan terus berlanjut.

“Dokter Richard Lee sudah mengklarifikasi dan mengaku salah, tetapi tidak ada permintaan maaf,” ujarnya.

Namun jika pihak dari Richard Lee meminta maaf, pengacara Persatuan Debus belum dapat memastikan perkara hukum akan berhenti atau tidaknya.

“Kami harus memusyawarahkan dulu di Banten, ada sesepuh keturunan kesutanan Banten yang harus dimintai restu,” jelas Maskur.

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Setelah Polisikan Richard Lee, Giliran Persatuan Debus di Banten Somasi Pesulap Merah

Setelah Polisikan Richard Lee, Giliran Persatuan Debus di Banten Somasi Pesulap Merah

Entertainment | Jum'at, 02 September 2022 | 19:12 WIB

Buntut Ucapannya soal Debus, Richard Lee Terancam 6 Tahun Penjara

Buntut Ucapannya soal Debus, Richard Lee Terancam 6 Tahun Penjara

Entertainment | Jum'at, 02 September 2022 | 18:48 WIB

Kisruh, Dokter Richard Lee Dipolisikan Persatuan Debus Banten ke Mabes Polri

Kisruh, Dokter Richard Lee Dipolisikan Persatuan Debus Banten ke Mabes Polri

Bandungbarat | Jum'at, 02 September 2022 | 18:46 WIB

Terkini

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit

Pemprov Jatim Raih 2 Penghargaan Garuda AI Impact Summit

Jatim | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:15 WIB

Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian

Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:54 WIB

Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia

Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:33 WIB

Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026

Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026

Sport | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:22 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?

Berulang Kali Digosipkan Pencucian Uang hingga Suap, Raffi Ahmad Trauma Bekerja di Pemerintahan?

Video | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:15 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB