sukabumi

Bahaya Minum Kopi Saat Perut Kosong, Salah Satunya Asam Lambung!

Sukabumi Suara.Com
Minggu, 04 September 2022 | 09:30 WIB
Bahaya Minum Kopi Saat Perut Kosong, Salah Satunya Asam Lambung!
Ilustrasi-Kopi (Flickr/HPA)

Sukabumi.suara.com - Bagi sebagian orang, kopi adalah minuman wajib saat pagi hari. Banyak penggemar minuman pahit ini yang mengonsuminya bersamaan dengan kegiatan sarapan.

Namun tak banyak yang paham atau tahu, jika sebenarnya meminum kopi harus didahului dengan kondisi perut yang sudah terisi atau sudah sarapan. Karena jika tidak, dapat menimbulkan beberapa masalah kesehatan.

Apa saja masalah kesehatan yang dimaksud? Berikut 3 di antaranya"

1. Dehidrasi

Meminum kopi sebelum perut terisi akan menimbulkan masalah dehidrasi. Tubuh akan kekurangan cairan karena adanya peningkatan buang air kecil. Mengutip Halodoc, dr. Rizal Fadhil mengatakan bahwa kondisi tersebut berlangsung karena kafein pada kopi akan meningkatkan frekuensi buang air kecil.

Seseorang mengalami dehidrasi jika timbul gejala menghilangnya keelastisitasan kulit, urin berwarna gelap, urine memiliki aroma yang pekat, sertra denyut jantung yang lebih cepat dan pusing di kepala.

2. Asam lambung yang naik

Seseorang yang meminum kopi sebelum perut terisi akan mengalami kenaikan asam lambung sehingga perut akan terasa begah, mulas, dan adanya gangguan pencernaan sepanjang hari.

Asam lambung merupakan cairan bersifat korosif kuat, yang jika dibiarkan menggenang dalam lambung tanpa adanya makanan yang dikonsumsi sebelumnya akan merusak lapisan lambung, terutama jika adanya paparan secara berulang.

Baca Juga: Dieng Culture Festival 2022 Kembali Digelar Usai 2 Tahun Absen

3. Meningkatnya kadar hormon stres

Menurut penjelasan dr. Merry Dame Cristy pada lama Alodokter, hormon kortisol atau hormon stres akan mengalami peningkatan saat bangun tidur dan pada fase awal tidur.

Hormon kortisol ini juga yang berfungsi untuk mengatur suasana hati, rasa takut seseorang, dan juga motivasi. Selain itu, hormon ini akan mengatur sistem metabolisme serta tekanan darah dan kadar gula pada darah.

Hal yang dapat ditimbulkan akibat meningkatnya hormon kortisol yaitu hipertensi, diabetes, gangguan tidur sampai dengan gangguan suasana hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI