Sukabumi.suara.com - Kerusuhan hebat antara suporter Arema dan aparat kepolisian berbuntut panjang. PT. Liga Indonesia Baru (LIB) selaku penanggung jawab kompetisi BRI Liga 1 akan menghentikan Liga selama sepekan.
Kerusuhan terjadi dikarenakan tuan rumah Arema harus mengakui keunggulan rivalnya Persebaya. Dalam kerusuhan tersebut selain beberapa fasilitas stadion yang rusak juga memakan banyak korban jiwa.
Direktur Utama PT. LIB, Akhmad Hadian Lukita menyatakan turut prihatin atas kejadian tersebut. Serta menyayangkan kenapa hal tersebut bisa terjadi.
"Kami sangat prihatin dan sangat menyesalkan peristiwa tersebut. Kami ikut berdukacita dan semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua," Ujarnya.
Selain itu Akhmad Hadian Lukita akan bekerja sama dengan PSSI terkait penghentian sementara kompetisi. " Keputusan tersebut kami umumkan setelah mendapatkan arahan dari Ketua Umum PSSI. Ini kami lakukan untuk menghormati semuanya dan sambil menunggu proses investigasi dari PSSI," tambahnya.