Tak Ada Verifikasi dan Rencana Darurat, Direktur PT LIB Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Sukabumi | Suara.com

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 10:03 WIB
Tak Ada Verifikasi dan Rencana Darurat, Direktur PT LIB Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan
Kapolri Jendral Polisi Listiyo Sigit Prabowo yang meberikan keterangan dalam konferensi pers pada Kamis (6/10) malam (ANTARA/Vicki Febrianto)

Sukabumi.suara.com - Pada pertandingan sepak bola di Stadion Kanjuruhan Malang yang mempertemukan antara Arema dan Persebaya pada 1 Oktober 2022 lalu telah menewaskan 131 orang. 

Dalam konferensi pers yang diadakan Kamis (6/10) malam, Kapolri Jendral Polisi Listiyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa PT Liga Indonesia Baru (LIB) tidak melakukan kelayakan pada Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada musim 2022/2023. 

Dalam Konferensi pers yang diselenggarakan di Markas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota, Jawa Timur, Listiyo mengatakan jika terakhir kali PT LIB melakukan verifikasi terhadap Stadion Kanjuruhan yaitu pada tahun 2020, yang didalamnya terdapat catatan terkait masalah keselamatan penonton. 

"Berdasarkan hasil pendalaman, ditemukan bahwa PT LIB selaku penyelenggara Liga 1 tidak melakukan verifikasi terhadap Stadion Kanjuruhan," ungkap Listyo.

Sebelum dimulainya kompetensi liga 1 musim 2022/2023 PT LIB tidak mengeluarkan verifikasi baru, namun pihak LIB tetap menggunakan verifikasi 2020 dan tidak menindak lanjuti catatan yang diberikan untuk melakukan perbaikan. 

Dan ditemukan fakta bahwa penonton yang hadir saat pagelaran Arema FC VS Persebaya Surabaya ini sebanyak 42 ribu orang dengan kapasitas Stadion hanya 30 ribu orang.

Dalam pagelaran tersebut panitia penyelenggara juga tidak mempersiapkan rencana darurat untuk menangani situasi khusus.

"Pada saat kita dalami, dari panitia penyelenggara tidak menyiapkan rencana darurat untuk menangani situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 8 Regulasi Keselamatan Keamanan PSSI Tahun 2021," jelas Listiyo.

Kapolri juga menjelaskan jika kelalaian tersebut menyebabkan adanya konsekuensi terhadap pertanggung jawaban.

Berdasarkan dengan peristiwa dan pendalaman yang terjadi maka tim investigasi melakukan dua proses, yaitu pemeriksaan pidana dan internal anggota Polri yang menembakkan gas air mata.

Dalam insiden ini sebelumnya Polres Malang telah meminta kepada PT LIB untuk memajukan pertandingan yang sebelumnya dimulai pukul 20.00 WIB menjadi 15.30 WIB untuk alasan keamanan. 

Tetapi permintaan tersebut ditolak oleh PT LIB karena mempertimbangkan konsekuensi yang akan ditanggung, seperti adanya pembayaran ganti rugi. 

Pertandingan tersebut pun tetap dilaksanakan pada pukul 20.00 WIB dan selesai pada pukul 22.00 WIB. Namun setelah selesai pertandingan sejumlah suporter masuk ke area lapangan yang menyebabkan kerusuhan, kerusuhan semakin besar ketika flare dilemparkan. Sejumlah petugas keamanan gabungan yang berasal dari Polisi dan TNI menghalau kerusuhan dengan menggunakan gas air mata. 

Para penonton pun berdesak-desakan untuk segera keluar dari stadion. Tetapi beberapa pintu stadion tidak bisa dibuka dan ada beberapa penjaga pintu yang tidak berada di tempat. 

Sumber: ANTARA via Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri Tetapkan Direktur LIB Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Kapolri Tetapkan Direktur LIB Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Foto | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 06:11 WIB

Ini Dia 6 Orang Tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan

Ini Dia 6 Orang Tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan

| Jum'at, 07 Oktober 2022 | 06:10 WIB

Kapolri Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Stadion Kanjuruhan, Dikenakan Pasal Ini

Kapolri Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Stadion Kanjuruhan, Dikenakan Pasal Ini

Sumsel | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 06:15 WIB

Terkini

Huawei WiFi Mesh X3 Pro Resmi Dijual di Indonesia, Router Wi-Fi 7 Mewah dengan Kecepatan 3.6 Gbps

Huawei WiFi Mesh X3 Pro Resmi Dijual di Indonesia, Router Wi-Fi 7 Mewah dengan Kecepatan 3.6 Gbps

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:37 WIB

Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian

Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:37 WIB

Nubia Neo 5 Series Segera ke Indonesia, Bawa RAM 12 GB dan Kipas Pendingin

Nubia Neo 5 Series Segera ke Indonesia, Bawa RAM 12 GB dan Kipas Pendingin

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:35 WIB

4 Zodiak yang Terlahir Mandiri, Tak Suka Bergantung pada Orang Lain

4 Zodiak yang Terlahir Mandiri, Tak Suka Bergantung pada Orang Lain

Lifestyle | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:35 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

4 Clay Mask Centella untuk Pori Bersih Tanpa Bikin Kulit Kering

4 Clay Mask Centella untuk Pori Bersih Tanpa Bikin Kulit Kering

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB

Hardiknas dan Jurang UMR: Mengapa Tidak Semua Anak Berani Bermimpi?

Hardiknas dan Jurang UMR: Mengapa Tidak Semua Anak Berani Bermimpi?

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:15 WIB

Perjuangan dan Realita Kesejahteraan Guru Honorer di Indonesia

Perjuangan dan Realita Kesejahteraan Guru Honorer di Indonesia

Video | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:00 WIB

Ketika Anak Menjadi Korban Daycare, Ibu Sudah Cukup Hancur Tanpa Perlu Dihakimi

Ketika Anak Menjadi Korban Daycare, Ibu Sudah Cukup Hancur Tanpa Perlu Dihakimi

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:55 WIB