Sudah Periksa 28 Saksi, Polisi Masih Sulit Ungkap Penyebab Kematian Keluarga di Kalideres

Sukabumi

Kamis, 01 Desember 2022 | 17:19 WIB
Sudah Periksa 28 Saksi, Polisi Masih Sulit Ungkap Penyebab Kematian Keluarga di Kalideres
TKP ditemukannya 4 orang mayat yang merupakan keluarga di Kalideres, Jakarta Barat (suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Sukabumi.suara.com - Meninggalnya satu keluarga di Kalideres masih menimbulkan banyak tanya mengenai penyebab kematian keluarga tersebut. Muncul teori-teori ataupun praduga dari masyarakat mengenai kematian tersebut. 

Banyak masyarakat yang percaya jika keluarga tersebut menganut paham aliran Apokaliptik, tetapi banyak juga dugaan lainnya. 

Polisi sudah memeriksa sebanyak 28 saksi untuk bisa mengungkap kasus kematian keluarga tersebut. Berdasarkan hasil penyidikan dari Polda Metro Jaya dikatakan bahwa ada kesamaan antara barang bukti yang ditemukan di TKP dan juga keterangan dari beberapa saksi. Tetapi, untuk saat ini penyidik masih berusaha untuk mendalami penyebab dari kematian 4 orang tersebut. 

Kombes Pol Hengki Haryadi, selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkapkan saat ini kepolisian sedang menunggu hasil forensik dari tim ahli. 

“Sampai sekarang masih menanti pemeriksaan dari tim ahli dari kedokteran forensik gabungan dari kedokteran forensik Polri maupun dari RSCM, UI untuk mencari sebab pasti dari pada kematian ini,” ucap Hengki pada Rabu (30/11/2022), dikutip melalui suara.com

Pihaknya mengatakan jika kecil kemungkinan keempatnya meninggal karena adanya tindak pidana. Karena polisi tidak ada menemukan bukti kekerasan ataupun tanda orang lain masuk ke dalam rumah tersebut. 

Kepolisian juga mengungkapkan jika rumah dalam keadaan terkunci dengan jendela dan pintu yang terkunci rapat, sehingga kecil kemungkinan ada orang luar yang masuk ke dalam rumah. 

"Artinya sangat kecil kemungkinan adanya tindak pidana di luar dari pada kegiatan dilakukan oleh empat orang ini di dalam rumah,” jelas Hengki.

Berdasarkan dengan keterangan para saksi terdekat dan barang bukti yang ditemukan ada kesamaan tentang adanya kemungkinan bahwa keluarga tersebut melakukan ritual. Karena ditemukan bukti berupa mantra yang tertulis pada sebuah kain dan kemenyan di rumah tersebut.

baca juga

"Memang ada kecenderungan salah satu dari pada anggota keluarga ini, yaitu atas nama Budyanto ini cenderung dominan dan memiliki sikap yang positif terhadap ritual-ritual tertentu," beber Hengki. 

Sebelumnya polisi juga menemukan beberapa buku tentang lintas agama, yang selanjutnya polisi bekerja sama dengan Asosiasi Psikologi Forensik dan ahli Sosiologi Agama untuk mencari penyebab kematian keluarga tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sosok Mayat Asal Srandakan Ditemukan Pemuda Saat Mengambil Video di Pantai Goa Cemara

Sosok Mayat Asal Srandakan Ditemukan Pemuda Saat Mengambil Video di Pantai Goa Cemara

Jogja | Kamis, 01 Desember 2022 | 13:02 WIB

Mengembalikan Kejayaan Kemenyan, Kekayaan Hutan Tapanuli Raya

Mengembalikan Kejayaan Kemenyan, Kekayaan Hutan Tapanuli Raya

Sumut | Kamis, 01 Desember 2022 | 12:00 WIB

Polisi Sudah Periksa 28 Saksi, Penyebab Kematian Satu Keluarga di Kalideres Masih Sulit Diungkap

Polisi Sudah Periksa 28 Saksi, Penyebab Kematian Satu Keluarga di Kalideres Masih Sulit Diungkap

News | Kamis, 01 Desember 2022 | 08:19 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×