Sukabumi.suara.com - Publik dihebohkan dengan video berdurasi 26 detik tentang adanya ribuan klaper yang ada di jalan.
Hewan klaper adalah sebutan orang Mojokerto pada serangga kecil sejenis laron yang muncul dari sungai. Klaper dalam bahasa Indonesia adalah lalat capung. Dalam video ini terlihat bagaimana suasana malam di jalan yang dipenuhi klaper. Pada video ini klaper atau lalat capung memenuhi jalan di atas Jembatan Ngrame, Pungging Kab. Mojokerto.
Seperti dikutip pada hari ini tanggal 3 Maret 2023, kawanan klaper mengganggu lalu lintas di atas jembatan tersebut. Karena itu terdapat beberapa orang yang mengatur jalannya laju pemotor yang melintas. Seperti terdengar pada video tersebut seorang pria mengarahkan para pemotor agar laju kendaraan tidak terjatuh.
“Pelan-pelan roda dua jalan licin, pelan-pelan ambil kanan saja, awas nanti terpeleset ya, “ ucap pria yang ikut membantu mengatur lalu lintas di jalan tersebut.
Seperti diketahui kleper sangat berbahaya sekali apabila berkumpul banyak dan jatuh di atas aspal. Hal ini dikarenakan klaper yang berisi telur bersifat licin dan membahayakan pengendara terutama roda dua. 1 klaper betina dapat mengeluarkan telur sebanyak 400 – 3000 butir. Di video lain terlihat pengendara roda dua yang terjatuh karena terpeleset di jalan tersebut.
Video inipun dibanjiri like dan komentar dari para netizen. Warganet yang melihat video ini pun membanjiri kolom komentar.
”di Banyumas smlm juga ada.. namanya dsini lembayanh.. bahaya itu licin, “ komentar netizen.
“Sering banget yaa kyk nya di sana, “ ucap netizen ini.
“Aq lho wong jowo kok gak ngerti klaper yo.. Ngerti ku klaperan alias luwe alias lapar, “ komentar netizen ini.
Baca Juga: Viral Polisi Bantu Warga yang Kehabisan Bensin, Netizen: Andai Semua Polisi Seperti Ini
“Pernah ngalamin malam hari di tol trans jawa, “ imbuh netizen lain.
“Klaper / samber moto, pancen membahayakan min... Nyamberimripat e wong mlaku, “ ucap netizen lainnya.