Ahli Ragukan Ukraina Tembak Rudal Hipersonik Kinzhal Rusia Pakai Sistem Patriot

Sukabumi | Suara.com

Jum'at, 12 Mei 2023 | 22:51 WIB
Ahli Ragukan Ukraina Tembak Rudal Hipersonik Kinzhal Rusia Pakai Sistem Patriot
Ukraina mengklaim telah menembak jatuh rudal balistik Kinzhal Rusia menggunakan sistem Patriot. (Twitter @yo2thok)

Sukabumi.suara.com - Jefrey Lewis, penerbit pendiri ArmsControlWonk, blog pertama tentang pengendalian senjata, pelucutan senjata, dan non-proliferasi, bersikap skeptis terhadap kabar sistem pertahanan Patriot berhasil menembak jatuh rudal balistik hipersonik Kinzhal.

"Saya tidak yakin Ukraina benar-benar mencegat Kinzhal, dan secara statistik, satu pencegatan tidak terlalu banyak memberi tahu kita," kata Lewis kepada EurAsian Times.

Pada 4 Mei, sistem rudal anti-pesawat Patriot dikabarkan telah menembak jatuh rudal Kinzhal Rusia yang ditembakkan dari MiG-31K di atas wilayah Kyiv.

Dia menambahkan, agar lesas, PAC-3 mungkin telah mencegat Kinzhal tapi satu pukulan (atau meleset) tidak memberikan dasar statistik untuk menilai apakah pertahanan merupakan solusi hemat biaya untuk masalah Rusia yang menggunakan rudal balistik dan jelajah."

Soal penggunaan rudal Patriot oleh pasukan Ukraina, pensiunan Jenderal Mark Hertling, mantan komandan Angkatan Darat AS-Eropa mengatakan bahwa tidak bijaksana pakai persenjataan mahal dari sistem rudal Patriot untuk menembak jatuh setiap rudal yang diluncurkan Rusia di Ukraina.

"Ini bukan sistem yang akan mengejar drone yang lebih kecil atau rudal balistik," kata Hertling.

Ukuran rudal Khinzal jauh lebih besar dibandingkan rudal yang diklaim Ukraina sebagai Kinzal telah ditembak jatuh oleh Patriot. [Twitter @yo2thok]
Ukuran rudal Khinzal jauh lebih besar dibandingkan rudal yang diklaim Ukraina sebagai Kinzal telah ditembak jatuh oleh Patriot. (sumber: Twitter @yo2thok)

Meskipun Patriot bisa mencegat drone, namun biayanya tak sepadan di mana satu rudal Patriot seharga USD3-5 juta untuk menembak jatuh drone yang harganya cuma USD20.000 atau rudal balistik yang dibeli Rusia yang harganya USD100.000.

Rudal balistik hipersonik Kinzhal Kh-47 atau Belati ditembakkan oleh pesawat tempur MiG-31 dan bisa mencapai kecepatan Mach 10 dan menempuh jarak antara 1.500 hingga 2.000 kilomenter sambil membawa muatan hulu ledak konvensional atau nuklir.

Rudal Kinzhal, dengan nama NATO "Killjoy", sangat cepat sehingga tekanan udara di depan senjata membentuk awan plasma saat bergerak, menyerap gelombang radio.

Hal itu membuat senjata hipersonik sangat sulit ditangkap pada sistem radar.

Selain itu, Kinzhal bisa bermanuver ke target yang dituju, tidak seperti rudal hipersonik lainnya.

Hal itu membuat Kinzhal sudah berada di dekat target saat sistem radar darat mendeteksinya.

Kinzhal yang diluncurkan dari jet tempur MiG-31K juga memberikan keuntungan rudal balistik ini bisa diluncurkan dari segala arah.

Sementara itu, akun Twitter @/yo2thok membandingkan ukuran rudal Kinzhal sesungguhnya ketika menyantel di pesawat tempur MiG-31K.

Ukuran rudal tersebut jauh lebih besar dibandingkan rudal yang diklaim Ukraina bahwa rudal yang berhasil ditembak adalah Kinzhal. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ribuan Jamaah Muhammadiyah Melaksanakan Salat IdulFitri 1 Syawal 1444 Hijriah Di Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Ribuan Jamaah Muhammadiyah Melaksanakan Salat IdulFitri 1 Syawal 1444 Hijriah Di Universitas Muhammadiyah Sukabumi

| Sabtu, 22 April 2023 | 08:03 WIB

Efek Adu Banteng, Kecelakaan 4 Kendaraan di Sukalarang Sukabumi

Efek Adu Banteng, Kecelakaan 4 Kendaraan di Sukalarang Sukabumi

| Rabu, 19 April 2023 | 08:37 WIB

Prabu Mahardika D Pemuda Sukabumi Siap Maju Sebagai Ketua GMNI Bandung

Prabu Mahardika D Pemuda Sukabumi Siap Maju Sebagai Ketua GMNI Bandung

| Senin, 17 April 2023 | 13:40 WIB

Pria Sukabumi Pelaku Korban Begal Palsu, Uang Istri di pakai Berfoya-foya Bareng Selingkuhan

Pria Sukabumi Pelaku Korban Begal Palsu, Uang Istri di pakai Berfoya-foya Bareng Selingkuhan

| Jum'at, 14 April 2023 | 11:11 WIB

Terkini

Gadis Remaja di Bandar Lampung Jadi Korban Predator Berkedok Lowongan Kerja

Gadis Remaja di Bandar Lampung Jadi Korban Predator Berkedok Lowongan Kerja

Lampung | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:00 WIB

Tren Sujud Freestyle Berujung Petaka: Alarm Keras Dunia Pendidikan

Tren Sujud Freestyle Berujung Petaka: Alarm Keras Dunia Pendidikan

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:00 WIB

7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik

7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:57 WIB

Drakor Love Virus Gaet Jo Yu Ri dan Kim Dong Hwi Jadi Pemeran Utama

Drakor Love Virus Gaet Jo Yu Ri dan Kim Dong Hwi Jadi Pemeran Utama

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:55 WIB

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:55 WIB

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:54 WIB

Vonis 14 Tahun Penjara! Hakim Semprot Bos Sritex: Tak Merasa Bersalah Korupsi Rp1,3 T

Vonis 14 Tahun Penjara! Hakim Semprot Bos Sritex: Tak Merasa Bersalah Korupsi Rp1,3 T

Jawa Tengah | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:48 WIB

Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal

Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal

Jogja | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:40 WIB

Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember

Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:30 WIB

Bos Sritex Divonis 12 Tahun Penjara! Terbukti 'Cuci Uang' Hasil Korupsi Rp1,3 Triliun

Bos Sritex Divonis 12 Tahun Penjara! Terbukti 'Cuci Uang' Hasil Korupsi Rp1,3 Triliun

Jawa Tengah | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:28 WIB