Teror di Selat Hormuz Berlanjut, Kapal Dagang Disambar Proyektil Misterius

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:51 WIB
Teror di Selat Hormuz Berlanjut, Kapal Dagang Disambar Proyektil Misterius
Ilustrasi kapal laut pengangkut BBM melaju lewat Selat Hormuz (Freepik)
baca 10 detik
  • Kapal kargo mengirim sinyal bahaya usai dihantam proyektil misterius di Selat Hormuz.
  • Insiden penembakan ini menambah deretan serangan terhadap kapal dagang di perairan Oman.
  • Lembaga UKMTO terus memantau eskalasi keamanan navigasi laut di kawasan timur tengah.

Suara.com - Eskalasi keamanan perairan Timur Tengah kembali bergejolak setelah sebuah kapal kargo menjadi korban serangan di Selat Hormuz pada Selasa dini hari waktu setempat. Peristiwa ini mempertegas kerentanan jalur distribusi energi dunia dari rentetan aksi teror laut yang kian marak.

Hantaman tembakan misterius di wilayah perbatasan Oman tersebut langsung memicu alarm bahaya bagi kapal-kapal komersial yang melintasi koridor vital ini. Ketidakpastian pelaku penyerangan kian meningkatkan risiko asuransi navigasi dan keselamatan para pelaut.

Rentetan insiden beruntun dalam hitungan hari mengindikasikan adanya pola gangguan sistematis terhadap kebebasan bernavigasi di Semenanjung Arab. Situasi mencekam ini memaksa operator kapal internasional memperketat pengawasan jalur pelayaran mereka.

Selat Hormuz (FOX)
Selat Hormuz (FOX)

Lembaga pemantau lalu lintas maritim Inggris (UKMTO) mengonfirmasi adanya panggilan darurat dari awak kapal melalui saluran VHF Channel 16. Petugas kapal melaporkan bahwa armada mereka telah dihantam oleh "sebuah proyektil tidak dikenal".

Berdasarkan laporan resmi UKMTO, lokasi ledakan berada di titik koordinat sekitar 20 mil laut atau 37 kilometer timur laut Al Khasab. Wilayah tersebut masuk dalam area perairan Oman di sisi selatan Selat Hormuz.

Escalation dan Ancaman Navigasi Perairan Oman
Hingga saat ini pihak berwenang belum merilis identitas pemilik maupun bendera negara yang digunakan oleh kapal kargo tersebut. Laporan pemantau maritim juga tidak menyebutkan pihak yang bertanggung jawab atas aksi penembakan itu.

Aksi teror ini melengkapi daftar panjang gangguan keamanan laut di sekitar wilayah perairan Oman belakangan ini. Tekanan terhadap aktivitas pelayaran niaga pun semakin nyata dirasakan para pelaku logistik global.

Sebelumnya pada Jumat lalu, sebuah kapal tanker yang sedang tidak berada di bawah kendali juga menjadi sasaran tembak di area 12 mil atau 20 kilometer timur laut Lima, Oman. Insiden tersebut menambah ketegangan aktivitas pelayaran di tengah laut.

Kondisi tak aman kembali terlihat pada Sabtu ketika nakhoda kapal tanker lain menyaksikan cipratan air tinggi disusul suara ledakan keras di sekitarnya. Rangkaian peristiwa ini menegaskan betapa rawan keselamatan pelayaran di Selat Hormuz.

baca juga

Sebagai catatan latar belakang, Selat Hormuz merupakan titik jepit maritim paling krusial di dunia yang menghubungkan produsen minyak Timur Tengah dengan pasar global. Gangguan keamanan sekecil apa pun di kawasan ini berpotensi memicu lonjakan harga energi dan krisis pasokan dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz

Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda

Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi, Risiko Serangan di Selat Hormuz Belum Mereda

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Calon Korban Krisis Selat Hormuz Sudah Terlihat, Negara Monarki Tertua Ini Terancam Resesi

Calon Korban Krisis Selat Hormuz Sudah Terlihat, Negara Monarki Tertua Ini Terancam Resesi

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Terkini

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Apakah Sheet Mask Boleh Dibawa Tidur Semalaman? Ketahui Risikonya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:25 WIB

Bukan Cuma Soal Motif, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Keramik Rumah Agar Lebih Higienis

Bukan Cuma Soal Motif, Ini yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Keramik Rumah Agar Lebih Higienis

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:24 WIB

Patroli Siber Bongkar Kelompok Remaja Bersenjata di Kudus, Tawuran Dicegah Sebelum Terjadi

Patroli Siber Bongkar Kelompok Remaja Bersenjata di Kudus, Tawuran Dicegah Sebelum Terjadi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 14:23 WIB

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Air Laut? Ini Penjelasannya

Apakah Aman Memakai Smartwatch untuk Berenang di Air Laut? Ini Penjelasannya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 14:21 WIB

BNI Sekuritas Buka Ruang Baru untuk Investor, Ada Market Update hingga Klinik Saham

BNI Sekuritas Buka Ruang Baru untuk Investor, Ada Market Update hingga Klinik Saham

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 14:10 WIB

Review Can This Love Be Translated?: Cinta Tak Semudah Menerjemahkan Kata

Review Can This Love Be Translated?: Cinta Tak Semudah Menerjemahkan Kata

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:10 WIB

Cara Mengatasi Karet Pintu Kulkas Longgar agar Kembali Rapat, Bisa Pakai Air Hangat

Cara Mengatasi Karet Pintu Kulkas Longgar agar Kembali Rapat, Bisa Pakai Air Hangat

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 14:08 WIB

Ada Peringatan 'Merokok Membunuhmu' Tapi Berlabel Halal? Komnas PT: Apa Kata Dunia?

Ada Peringatan 'Merokok Membunuhmu' Tapi Berlabel Halal? Komnas PT: Apa Kata Dunia?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 14:05 WIB

Ketika Pemimpin Tak Percaya Pakar, Bagaimana Negara Menentukan Arah?

Ketika Pemimpin Tak Percaya Pakar, Bagaimana Negara Menentukan Arah?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 14:00 WIB

Dari A- ke Selective Default, Rating ADHI Ambruk dalam 6 Bulan

Dari A- ke Selective Default, Rating ADHI Ambruk dalam 6 Bulan

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 13:42 WIB

×