Parah! Pasien Lansia Masukkan Bom Perang Dunia II dalam Dubur Demi Kenikmatan Seksual, Perutnya Terpaksa Dipotong

Suara Sumatera

Rabu, 21 Desember 2022 | 11:47 WIB
Parah! Pasien Lansia Masukkan Bom Perang Dunia II dalam Dubur Demi Kenikmatan Seksual, Perutnya Terpaksa Dipotong
Bom yang dimasukkan pasien lansia ke dalam duburnya (Dok: Twitter/@acommonlawyer)

Suara Sumatera - Aksi nekat dilakukan seorang pasien rumah sakit di Prancis. Pasien lansia itu memasukkan bom sisa Perang Dunia II ke dalam duburnya.

Para petugas medis dan warga penghuni rumah sakit di Prancis geger. Mereka juga dievakuasi lantaran bom yang dimasukkan itu berpotensi meledak.

Awalnya, pasien berusia 88 tahun itu mengunjungi Rumah Sakit Sainte Musse di Toulon untuk mengeluarkan bahan peledak antik itu - tetapi malah memicu "ketakutan bom". Demikian seperti dilansir dari publikasi Prancis Var-Matin.

“Keadaan darurat terjadi dari jam 9 malam. sampai 11:30 malam. pada Sabtu malam yang membutuhkan campur tangan personel penjinak bom, evakuasi orang dewasa dan anak-anak darurat serta pengalihan darurat yang masuk, ”kata juru bicara rumah sakit.

“Kami harus mengelola risiko dalam kerangka reaktif,” tambah perwakilan itu. "Ketika ragu, kami mengambil semua tindakan pencegahan."

Pakar penjinak bom di tempat kejadian menentukan bahwa kecil kemungkinan bom itu akan meledak di dalam tubuh pria itu.

“Mereka meyakinkan kami dengan memberi tahu kami bahwa itu adalah barang kolektor dari Perang Dunia Pertama, yang digunakan oleh militer Prancis,” kata rumah sakit tersebut.

Dokter yang tertegun kemudian memulai proses untuk mencoba mengeluarkan objek - yang berukuran panjang hampir 8 inci dan lebar lebih dari 2 inci - dari dubur pria itu.

Dokter meyakini, pasien gaek itu memasukkan bom ke duburnya untuk kenikmatan seksual.

baca juga

“Sebuah apel, mangga, atau bahkan sekaleng busa cukur, kami terbiasa menemukan benda-benda yang tidak biasa dimasukkan di tempat yang tidak seharusnya,” kata seorang dokter. “Tapi cangkang? Tidak pernah!"

"Kami harus mengelola risiko dalam kerangka reaktif," kata juru bicara rumah sakit. "Jika ragu, kami mengambil semua tindakan pencegahan."

Petugas medis terpaksa membawa pria tua itu ke dalam operasi, memotong perutnya untuk mengeluarkan relik tersebut.

Menurut pihak rumah sakit, dia sekarang dalam keadaan “sehat” dan diperkirakan akan pulih sepenuhnya dari operasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Bukan Darul Harb, Bom Bunuh Diri Kegiatan Kekufuran, Matinya Kafir

Indonesia Bukan Darul Harb, Bom Bunuh Diri Kegiatan Kekufuran, Matinya Kafir

Sumatera | Kamis, 15 Desember 2022 | 12:46 WIB

Ma'ruf Amin Tegaskan Bom Bunuh Diri Menodai Status Indonesia Sebagai Negara Paling Toleran

Ma'ruf Amin Tegaskan Bom Bunuh Diri Menodai Status Indonesia Sebagai Negara Paling Toleran

Sumatera | Kamis, 08 Desember 2022 | 18:57 WIB

Duaar! Bom Meledak di Polsek Astana Anyar Bandung Saat Anggota Apel Pagi

Duaar! Bom Meledak di Polsek Astana Anyar Bandung Saat Anggota Apel Pagi

Sumatera | Rabu, 07 Desember 2022 | 10:12 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×