Indonesia Bukan Darul Harb, Bom Bunuh Diri Kegiatan Kekufuran, Matinya Kafir

Suara Sumatera | Suara.com

Kamis, 15 Desember 2022 | 12:46 WIB
Indonesia Bukan Darul Harb, Bom Bunuh Diri Kegiatan Kekufuran, Matinya Kafir
Ilustrasi bom bunuh diri. (Shutterstock)

Suara Sumatera - Aksi bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Bandung, baru-baru ini meninggalkan pesan yang sama, yaitu terkait jihad. Padahal, bom bunuh diri dilarang oleh agama Islam

Imam Besar Masjid Al-Markaz Al-Islami Muammar Muhammad Bakry mengatakan, tindakan itu tidak sesuai dengan prinsip dan ajaran Islam. Selain itu, aksi tersebut merupakan sebuah kekufuran.

"Pada prinsipnya Islam melarang keras apapun alasannya. Dalam beberapa referensi bahwa orang yang melakukan bom bunuh diri adalah kegiatan kekufuran. Jadi, matinya mati kafir," kata Bakry melansir Antara, Kamis (15/12/2022).

Ia mengaku tidak ada pembenaran atas aksi teror, bahkan dalam situasi perang sekalipun. Nabi Muhammad SAW juga melarang bom bunuh diri. 

Selain itu, kata Muammar, Indonesia juga merupakan negara dengan kondisi aman, bukan Darul Harb atau negara musuh, seperti yang dianggap oleh kelompok radikal.

"Dalam situasi perang, Nabi Muhammad melarang melakukan bom bunuh diri, apalagi kondisi negara aman. Negara kita ini bukan Darul Harb, Indonesia itu bukan Darul Harb," ujarnya.

Ia menambahkan, pemaknaan jihad, kafir, dan tagut yang salah serta mentah kerap menjadi bekal bagi oknum tertentu untuk melakukan aksi teror. Bahkan, kekeliruan penafsiran makna tersebut adalah pembajakan terhadap agama.

"Istilah-istilah itu yang sering disalahpahami oleh kelompok tertentu. Bahkan, biasanya tema-tema seperti ini mereka itu ya boleh dikatakan membajak Islam ya. Jadi, memaknai keliru arti jihad itu sendiri," ungkapnya.

Jika merujuk pada Al-Quran dan Hadist, maka jihad merupakan suatu kegiatan suci yang objek, sasaran dan niatnya jelas.

"Sementara yang melakukan tindakan bom bunuh diri sama sekali tidak jelas musuhnya. Targetnya juga tidak jelas dan visinya tentu sudah sangat berbeda jauh dengan nilai-nilai jihad," kata Bakry.

Sebagaimana terorisme yang merupakan kejahatan luar biasa, maka sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk merangkul dan menyadarkan kembali anak bangsa yang terjerat virus ideologi radikal dan terorisme.

"Saudara kita ini yang mengaku Islam, mengaku orang Indonesia, tapi kemudian terdoktrin oleh guru yang keliru, oleh bacaan dan referensi yang keliru; maka saya kira memang bisa dikatakan korban. Perlu kita bantu mereka supaya keluar dari paham radikal seperti itu, dengan men-derad (deradikalisasi) mereka," jelasnya.

Kerja sama seluruh komponen bangsa, termasuk Pemerintah dan para tokoh guna mencegah paham itu kian masuk ke tengah masyarakat. Seharusnya, hal itu dilakukan secara simultan secara bottom-up dan top-down.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasca Ledakan Bom Polsek Astana Anyar, Keamanan Bandara Ngurah Rai Diperketat

Pasca Ledakan Bom Polsek Astana Anyar, Keamanan Bandara Ngurah Rai Diperketat

Bali | Sabtu, 10 Desember 2022 | 12:59 WIB

Bom bunuh diri di Astanaanyar Bandung dan Pembebasan Umar Patek

Bom bunuh diri di Astanaanyar Bandung dan Pembebasan Umar Patek

Video | Sabtu, 10 Desember 2022 | 11:05 WIB

Duh! Ruhut Sitompul Sebarkan Potongan Video Ceramah UAS soal Bom Bunuh Diri, Padahal Aslinya...

Duh! Ruhut Sitompul Sebarkan Potongan Video Ceramah UAS soal Bom Bunuh Diri, Padahal Aslinya...

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 15:12 WIB

Punya Daya Ledak Tinggi, Mantan Teroris Sebut Bom di Polsek Astanaanyar Berbahan The Mother Of Satan

Punya Daya Ledak Tinggi, Mantan Teroris Sebut Bom di Polsek Astanaanyar Berbahan The Mother Of Satan

Video | Jum'at, 09 Desember 2022 | 14:35 WIB

5 Fakta Usai Bom Meledak di Polsek Astana Anyar, Pelayanan Dipindah

5 Fakta Usai Bom Meledak di Polsek Astana Anyar, Pelayanan Dipindah

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 07:23 WIB

Terkini

Mudik Lebaran 2026, Skema One Way Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa

Mudik Lebaran 2026, Skema One Way Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa

Foto | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:36 WIB

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:36 WIB

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

Jelang Nyepi, Bandara Ngurah Rai Dipadati Puluhan Ribu Penumpang

Jelang Nyepi, Bandara Ngurah Rai Dipadati Puluhan Ribu Penumpang

Foto | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:28 WIB

Kritik Tradisi Stop Tadarus di Akhir Ramadan: Masjid Jadi Sepi Setelah Khatam Al-Qur'an

Kritik Tradisi Stop Tadarus di Akhir Ramadan: Masjid Jadi Sepi Setelah Khatam Al-Qur'an

Your Say | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:23 WIB

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:01 WIB

Ahmad Dhani Pilih Lokasi Prewedding El Rumi, Kenapa Dikritik Terlalu Ikut Campur?

Ahmad Dhani Pilih Lokasi Prewedding El Rumi, Kenapa Dikritik Terlalu Ikut Campur?

Entertainment | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:00 WIB

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:57 WIB

Tedjowulan dan PB XIV Hangebehi Kompak Bagikan Sembako ke Abdi Dalem

Tedjowulan dan PB XIV Hangebehi Kompak Bagikan Sembako ke Abdi Dalem

Jawa Tengah | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:53 WIB