Viral Tradisi Malam Pertama Pengantin Disaksikan Keluarga Ramai-ramai dalam Kamar, Warganet: Live Streaming Sesungguhnya!

Suara Sumatera

Selasa, 17 Januari 2023 | 18:31 WIB
Viral Tradisi Malam Pertama Pengantin Disaksikan Keluarga Ramai-ramai dalam Kamar, Warganet: Live Streaming Sesungguhnya!
Tradisi Pernikahan Vietnam (TikTok @buianh8666)

Suara Sumatera - Malam pertama merupakan aktivitas pribadi pasangan pengantin yang baru menikah. Kemesraan di malam pertama tidak boleh diketahui keluarga atau pun orang lain.

Lantas, apa jadinya jika malam pertama seorang pengantin disaksikan keluarga di dalam kamar? Hal itu terlihat dalam video viral yang diunggah akun TikTok @buianh8666.

Dalam video tersebut, pasangan yang diduga pengantin baru itu ditemani oleh keluarga dan kerabatnya di kamar saat malam pertama. Diduga hal itu merupakan salah satu tradisi pernikahan unik di negara Vietnam.

Dalam video yang viral, sang ibu dari mempelai perempuan tampak mengantar anak perempuannya untuk naik ke tempat tidur berkelambu yang di dalamnya sang suami sudah menunggu. Setelah berada di atas kasur, mereka pun menutup kelambu dengan lapisan kain hingga tertutup rapat.

Di sekitar kamar mereka, tampak keluarga dan kerabat duduk meramaikan ruangan tersebut. Mereka bahkan disajikan makanan dan minuman lesehan di tikar, seolah menunggu pasangan pengantin baru tersebut melakukan aktivitas malam pertamanya.

Unggahan tersebut jelas saja diserbu warganet. Beberapa komentar menebak jika itu merupakan tradisi di Negeri Nguyen. Ada juga warganet yang berkomentar bahwa setelah menikah, memang ada tradisi di mana malam pertama disaksikan oleh keluarga.

"Kalau selesai menikah ada suatu tradisi hubungan pertama disaksikan orang tua family," @JunJungB***.

"Ini di negri Nguyenkah?," @Manusiaahirza***.

"Betul warga nguyen," @Jenny***.

baca juga

"Langsung dieksekusi di depan keluarga masing-masing," @paylexel***.

"Kalau misalkan teriak, apa mereka semua nolongin," @Yessuag***.

"Live streaming yang sesungguhnya," @GisyaMauli****.

Sebagai informasi, Dinasti Nguyen adalah dinasti penguasa Vietnam yang terakhir. Pemerintahan mereka berlangsung selama 143 tahun dan dimulai pada tahun 1802 ketika Kaisar Gia Long naik tahta setelah mengalahkan Dinasti Tay Son dan berakhir pada tahun 1945 ketika Bao Dai turun tahta dan kekuasaan dipindahkan ke Negara Vietnam.

Namun, Suara.com belum menemukan penjelasan terkait tradisi unik yang mencuri perhatian tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebut Ferry Irawan King Cobra, Venna Melinda Disindir Netizen: Malam Pertama Dibangga-banggain, Sekarang Babak Belur!

Sebut Ferry Irawan King Cobra, Venna Melinda Disindir Netizen: Malam Pertama Dibangga-banggain, Sekarang Babak Belur!

Sumatera | Rabu, 11 Januari 2023 | 10:21 WIB

Kaesang Pangarep Pamer 3 Kali Keramas Jawab Soal Malam Pertama, Netizen Panas: Pengantin Baru Berisik!

Kaesang Pangarep Pamer 3 Kali Keramas Jawab Soal Malam Pertama, Netizen Panas: Pengantin Baru Berisik!

Sumatera | Selasa, 13 Desember 2022 | 06:16 WIB

Alasan Kaesang Pangarep Ogah Tancap Gas Malam Pertama dengan Erina Gudono Usai Akad Nikah: Capek, Harus Istirahat!

Alasan Kaesang Pangarep Ogah Tancap Gas Malam Pertama dengan Erina Gudono Usai Akad Nikah: Capek, Harus Istirahat!

Sumatera | Minggu, 11 Desember 2022 | 06:32 WIB

Jess No Limit Sebar Video Malam Pertama, Sisca Kohl Malu-malu: Mari Kita Coba!

Jess No Limit Sebar Video Malam Pertama, Sisca Kohl Malu-malu: Mari Kita Coba!

Sumatera | Jum'at, 02 Desember 2022 | 08:42 WIB

Terkini

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Otomotif | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:29 WIB

Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25 WIB

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:23 WIB

Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa

Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:20 WIB

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05 WIB

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:50 WIB

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:45 WIB

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:36 WIB

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:30 WIB

×