Suara Sumatera - Rumah pedangdut Via Vallen ternyata sering dibobol maling. Usut punya usut pelakunya adalah asisten rumah tangga (ART).
Walau sudah gonta-ganti ART, Via Vallen mengaku barang-barang di rumahnya sering hilang. Alhasil ia trauma mempekerjakan ART.
Cerita ini disampaikan Via Vallen lewat Instagram Story Senin (13/2/2023).
Menurut Via Vallen awalnya ada ART yang ketahuan mencuri tapi tidak ia bawa kasusnya ke ranah hukum. Via Vallen memilih untuk memberhentikannya dan mengganti dengan ART lain.
Ternyata itu bukan solusi karena ART-ART selanjutnya juga melakukan hal sama yaitu mengambil barang-barang Via Vallen tanpa izin alias mencuri.
"Nah setelahnya ternyata rata-rata ART yang di rumah aku pada banyak yang nyolong," kata Via Vallen.
Sejumlah barang Via Vallen yang diambil ART seperti duit, perhiasan, baju baru, sepatu LV, belt dan sepatu hermes.
"Termasuk jaket off white seserahan lamaran pun ludes dibawa. Jadi ART yang tuh kayak ada sindikatnya kak," ungkap Via Vallen.
Modus para ART itu mencuri dengan cara mematikan aliran listrik di rumah agar kelakuannya mencuri tidak terekam CCTV.
Baca Juga: Rawat Indra Bekti, Aldila Jelita Turun Berat Badan 22 Kg: Engak Perlu Diet Lagi
"Sampe berani matiin listrik biar CCTV ikut mati. Padahal mah tetep kebaca juga di CCTV-nya," ujar Via.
Cara lain yang dilakukan adalah dengan menaruh barang curian ke kresek sampah lalu ditaruh di tempat sampah di luar rumah.
Nanti setelah itu ada orang lain bagian sindikat yang mengambil tempat sampah berisi barang-barang Via Vallen.
Karena itulah, Via Vallen merasa enggan memperkerjakan ART lagi di rumahnya.
"Jadi mau kasihan lagi sudah capek. Jadi weh nggak pake ART," tandas Via Vallen.