Suara Sumatera - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menjadi sorotan lantaran pernyataan soal ibu-ibu pengajian. Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) PDIP Faozan Amar menyesalkan adanya pemotongan video tersebut.
"Padahal jika mendengarkan ceramah Presiden kelima itu dengan lengkap, maka akan diperoleh pemahaman yang utuh tentang pentingnya menyiapkan anak-anak yang sehat jasmani dan rohani untuk masa depan bangsa," katanya melansir Antara, Jumat (24/2/2023).
Faozan mengatakan bahwa apa yang disampaikan Megawati sejalan dengan ajaran Al-Quran yang melarang umat manusia meninggalkan generasi yang lemah. Pernyataan itu sejalan dengan Al-Quran surat An Nisa ayat 9.
Sebagai pemimpin bangsa, kata Faozan, Megawati tidak hanya berpikir bagaimana menyiapkan anak-anak yang sehat dan bebas dari stunting.
Dirinya mengaku Megawati sama sekali tidak ada melarang ibu-ibu untuk ikut pengajian, melainkan mengajak ibu-ibu lebih peduli terhadap anaknya.
"Ibu Megawati sama sekali tidak melarang ibu-ibu ikut pengajian karena beliau sendiri juga ikut, tapi mengajak ibu-ibu agar lebih peduli anak-anaknya jangan sampai mengalami stunting, sebab ibu tiangnya negara. Kalau tiangnya hancur, negara akan hancur," ungkapnya.
Faozan menilai sebenarnya Megawati bermaksud meminta jajarannya bertindak nyata untuk menyiapkan dan mendidik anak agar menjadi generasi yang sehat.
"Ikut pengajian itu penting, tapi menyiapkan dan mendidik anak agar menjadi generasi yang sehat, cerdas dan berkualitas, jauh lebih penting sebab di tangan merekalah masa depan bangsa dan negara," katanya.
Baca Juga: Dibiayai FIFA, Jokowi Mau Pembangunan Pusat Pelatihan Sepak Bola di IKN Selesai Kurang dari Setahun