Suara Sumatera - Kabar mengejutkan datang dari Arab Saudi. Sebuah video dengan narasi menyebutkan bahwa ziarah ke Kota Makkah dan Madinah dihentikan mulai 7 Maret hingga Lebaran Idul Fitri.
Informasi tersebut disebar oleh akun Tiktok miliarderganteng86. Dalam video berdurasi 1 menit 6 detik, disebutkan bahwa tidak lagi bisa ziarah ke Mekkah dan Madinah.
"Informasi kurang nyaman untuk jamaah umroh, ziarah kota Mekkah dan Madinah di hentikan mulai 7 maret sampai lebaran” begitu narasi video tersebut.
Benarkah kabar itu?
Dari penelurusan turnbackhoax.id - jaringan Suara.com, pada website resmi Kementerian Agama Republik Indonesia yaitu kemenag.go.id terdapat pers rilis mengenai ziarah di Makkah dan Madinah. Berdasarkan pers rilis tersebut Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam menyampaikan bahwa informasi mengenai penutupan ziarah di Makkah dan Madinah tidak benar.
Lebih lanjut, informasi yang benar adalah adanya pengumuman salah satu perusahaan transportasi di Arab Saudi yang menghentikan layanan ziarahnya dikarenakan mulai 7 Maret armada dan tenaga driver terbatas serta pertimbangan kemacetan. Saat ini, layanan jemaah umrah berbagai negara termasuk indonesia berjalan lancar.
Kesimpulan
Informasi mengenai ziarah di Makkah dan Madinah dihentikan adalah tidak benar. Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam menyampaikan bukan penutupan tempat ziarah di Makkah dan Madinah, namun pemberitahuan dari sebuah perusahaan transportasi yang tidak mampu memberikan layanan ziarah, sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Baca Juga: CEK FAKTA: Dibongkar Putri Anne, Arya Saloka Nikahi Amanda Manopo yang Kini Sedang Hamil, Benarkah?