Suara Sumatera - Seorang TikToker bernama Awbimax Reborn mendadak menjadi perbincangan publik lantaran berurusan dengan hukum.
Bukan tanpa sebab, Awbimax dilaporkan ke polisi setelah mengkritik Kota Lampung yang merupakan kampung halamannya.
Awalnya, Awbimax membuat konten video kritikan berjudul "Alasan Lampung Gak maju-maju". Konten tersebut diunggah lewat akun TikToknya @awbimaxreborn.
TikToker Awbimax diketahui menyoroti masalah infrastruktur di Lampung yang dinilai belum layak.
Dalam video itu, Awbimax menyoroti pembangunan sekolah yang mengkrak. Selain itu soal pembangunan jalan di Lampung juga masih jauh dari kata bagus.
Awbimax menanggapi soal sistem pendidikan di Lampung. Menurutnya, masih banyak kecurangan yang terjadi.
Awbimax kemudian menyentil praktik korupsi yang marak terjadi di pemerintahan Lampung.
Video Awbimax pun viral dan menuai pro dan kontra. Banyak yang mendukung pemilik nama asli Bima itu lantaran dianggap berbicara tentang kebenaran.
Namun seorang advokat bernama Ginda Ansori Wayka tak terima dan melaporkan Bima ke Polda Lampung.
Baca Juga: Ria Ricis Bagi-Bagi Hampers Dior, Netizen Rebutan: Mau Kak Icis!
Bima dinilai mencoreng nama Lampung. Tak disangka, banyak yang mendukung Awbimax.
"Semua yang dia omongkan benar kok," bela netizen.
"Gas terus Bim. Lo keren, pejabatnya aja emang anti kritik. Udah mah anti kritik, main lapor laporin segala, mana hasil kerjanya juga nggak ada," ujar warganet.
"Bersuara untuk memberi kritik, diredam oleh manusia anti kritik. dilindungi negara asing, dikhianatin negara sendiri," sahut yang lain.
Bima memang mengajukan Protection Visa pada pemerintah Australia mengingat statusnya sebagai mahasiswa di negeri Kanguru tersebut.
Pengajuannya dikabulkan dan dia mendapatkan sejumlah perlindungan serta diizinkan tinggal di sana tanpa batas waktu.