CEK FAKTA: Sri Mulyani Digeruduk Anggota DPR usai Sebut Pemain Rp300 Triliun Sesungguhnya

Suara Sumatera | Suara.com

Kamis, 11 Mei 2023 | 21:54 WIB
CEK FAKTA: Sri Mulyani Digeruduk Anggota DPR usai Sebut Pemain Rp300 Triliun Sesungguhnya
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. [ANTARA]

Suara Sumatera - Beredar kabar yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani digeruduk oleh DPR usai menyebut pemain Rp300 triliun sesungguhnya. 

Informasi tersebut disebarkan oleh kanal YouTube bernama KABAR NEWS pada tanggal 26 April 2023 lalu. Adapun judul narasi video itu sebagai berikut: 

"GEGER MALAM INI || SRI MULYANI DI GRUDUK DPR USAI SEBUT P£MAIN 300 T SESUNGGUHNYA".

Selain itu, pada thumbnail video menampilkan sosok Sri Mulyani yang sedang digruduk oleh sejumlah anggota DPR.

Pengunggah juga mencantumkan narasi judul, “SIDANG DPR MEMANAS !! SRI MULYANI DIGRUDUK AGAR MUNDUR DARI KABINET”.

Lantas benarkah Sri Mulyani digeruduk anggota DPR usai menyebut pemain Rp300 T sesungguhnya?

PENJELASAN
Dari hasil penelusuran, tidak ada informasi yang valid terkait kabar Sri Mulyani digeruduk anggota DPR usai menyebut pemain Rp300 T sesungguhnya.

Nyatanya, foto tumbnail dan video yang diunggah merupakan hasil editan disertai dengan narasi yang menyesatkan. 

Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Sri Mulyani menjelaskan kronologi transaksi janggal sebesar Rp349 Triliun di Kemenkeu. Tidak ada penggerudukan atau permintaan dari DPR agar Sri Mulyani mundur dari kabinet dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI seperti yang dinarasikan dalam video.

Setelah dilihat secara seksama, video pertama yang dicuplik adalah video pembahasan pernyataan Mahfud MD terkait transaksi janggal di Kemenkeu senilai Rp300 triliun. 

Pernyataan tersebut dibahas bersama Saut Situmorang, Wakil Ketua KPK 2015-2019 yang disiarkan secara langsung oleh akun Youtube KOMPASTV pada sesi SAPA INDONESIA MALAM tanggal 9 Maret 2023 dengan judul: “Temuan Baru Transaksi Janggal Rp300 Triliun, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Kemenkeu?”.

Video kedua yang diunggah adalah video Sri Mulyani saat menceritakan kronologi transaksi janggal di Kemenkeu pada rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI tanggal 27 Maret 2023 yang disiarkan secara langsung oleh akun Youtube KOMPASTV.

Video Ketiga yang dicuplik adalah video Mahfud MD saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI terkait transaksi janggal Rp 349 Triliun di Kemenkeu. Rapat kerja tersebut disiarkan secara langsung di akun Youtube Kompas.com pada tanggal 29 Maret 2023.

KESIMPULAN
Dari keterangan di atas, tidak ada kabar terverifikasi mengenai penggerudukan atau permintaan dari DPR agar Sri Mulyani mundur dari kabinet seperti yang dinarasikan dalam video.

Dengan demikian, video bernarasi dimaksud merupakan kabar hoaks dan masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Chazali H. Situmorang: Pembahasan RUU Omnibus Kesehatan Lebih Baik Ditunda

Chazali H. Situmorang: Pembahasan RUU Omnibus Kesehatan Lebih Baik Ditunda

Bisnis | Kamis, 11 Mei 2023 | 17:34 WIB

Formappi Anggap DPR Tak Becus Kerja, Malah Ikut Sibuk Hajatan Pemilu 2024

Formappi Anggap DPR Tak Becus Kerja, Malah Ikut Sibuk Hajatan Pemilu 2024

News | Kamis, 11 Mei 2023 | 17:08 WIB

Anetta Komarudin Apresiasi KPU Revisi PKPU Nomor 10 Tahun 2023

Anetta Komarudin Apresiasi KPU Revisi PKPU Nomor 10 Tahun 2023

DPR | Kamis, 11 Mei 2023 | 16:54 WIB

Terkini

Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah

Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah

Sumsel | Jum'at, 17 April 2026 | 00:03 WIB

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 00:00 WIB

Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang

Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 23:55 WIB

Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan

Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 23:48 WIB

6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau

6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau

Kalbar | Kamis, 16 April 2026 | 23:46 WIB

Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita

Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita

Banten | Kamis, 16 April 2026 | 23:37 WIB

Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026

Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026

Lampung | Kamis, 16 April 2026 | 23:36 WIB

5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB

5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB

Bogor | Kamis, 16 April 2026 | 23:30 WIB

Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang

Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang

Jatim | Kamis, 16 April 2026 | 23:26 WIB

Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan

Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 23:10 WIB