sumatera

Puisi di Puncak Bulan Bung Karno Sindir Anies Baswedan, Loyalis Sebut Butet Tebar Kebencian

Suara Sumatera Suara.Com
Selasa, 27 Juni 2023 | 21:37 WIB
Puisi di Puncak Bulan Bung Karno Sindir Anies Baswedan, Loyalis Sebut Butet Tebar Kebencian
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di podium Bulan Bung Karno. ([Dok. DPP PDIP])

Suara Sumatera - Loyalis Anies Baswedan, Geisz Chalifah, merespons pembacaan puisi oleh budayawan Butet Kartaredjasa dalam Puncak Peringatan Bulan Bung Karno yang diadakan PDI Perjuangan (PDIP) pada Sabtu (24/6) lalu.

Puisi yang dibacakan Butet lantas menjadi kontroversi karena dinilai menyindir bacapres 2024, lawan Ganjar Pranowo, yakni Anies Baswedan dan Prabowo Subianto. Pernyataan itulah yang kemudian dikritik Geisz Chalifah.

"Anies tak pernah memberi panggung pada siapapun untuk menyerang PRIBADI siapapun dalam acara apapun. Berbeda dengan Giring yang berpidato di depan Presiden. Berbeda dengan Butet yang berpidato di acara partai. Mereka menebar fitnah," cuitnya lewat akun Twitternya, dikutip Selasa (27/6/2023).

Pernyataan tersebut rupanya mendapat dukungan dari warganet yang ikut memberi kritikan kepada Butet dan juga PDIP.

"Acara yg digelar PDIP sungguh memalukan, memberi panggung Butet dengan puisi menebar kebencian," komentar @nawat***.

"Kalau mereka memahami adab itu mendahului ilmu, tentu hal tersebut tak akan terucap apalagi didengar luas oleh publik, tanpa mereka sadari, dia permalukan diri sendiri," balas @ballambin***.

Sedangkan @joel*** menulis, "'Demokrasi Brutal' Sudah terang2an menyerang Pribadi Lawan Politik, mereka sudah brutal.... Harus juga diwaspadai akan menjadi 'Demokrasi Brutal Ekstrem' Ketika Lawan Politik Ditangkap dan dimasukkan penjara secara terang terangan tanpa peradilan. Insha Allah tidak terjadi."

Puisi Butet yang dinilai menyindir Anies adalah saat menyebut orang pandir karena mengatakan banjir dengan sebutan air yang parkir.

Selain itu, ada pada bagian orang yang dijegal.

Baca Juga: Rebecca Klopper Tak Temui Haji Faisal Usai Heboh Video Syur, Karena Fadly Malu?

Begini isu puisi Butet:

Di sini semangat meneruskan

Di sana maunya perubahan

Itulah sebuah persaingan

Di sini menyebutnya banjir

Di sana menyebutnya air yang parkir

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI