Suara Sumatera - Perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett telah menjadi bahasan publik. Saking ramainya, pengacara Farhat Abbas tampaknya juga mengungkapkan keresehan dan ketidaksukaannya pada skandal perselingkuhan para pemain sinetron tersebut.
Dilansir dari channel YouTube Cumicumi pada Rabu (5/7/2023), Farhat Abbas memang tidak menyebutkan nama dari Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett secara gamblang. Farhat Abbas menggunakan profesi mereka sebagai aktor dan aktris dalam menyebutkan subjek yang dimaksudnya.
Selain itu, Farhat Abbas menyinggung tentang keluarga dari Syahnaz, yang diduuga adalah Raffi Ahmad.
"Ada satu aktor dan aktris yang selingkuh, ternyata itu juga adik aktor ternama juga, kita anggap selebritis ini tidak cakap dengan keluarganya, ini harus kita sanksi sosial," ujar Farhat Abbas.
Pengacara yang cukup kontroversial ini memilih untuk mencoba mengajukan pidana untuk Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett.
Dia menyebut beberapa undang-undang yang digunakan oleh Farhat Abbas sebagai dasar. Mulai dari undang-undang yang khusus mengatur soal perzinahan hingga UU mengenai perfilman, UU KUHP yang masih ditambah dengan UU ITE.
"Oleh karena itu kita akan pidanakan, laporan UU Pornogafi, UU Perfilman, UU KUHP, maupun UU ITE," tambah Farhat Abbas.
Farhat Abbas mengerti aturan di balik pelaksaan UU tersebut. Salah satunya soal UU Perzinahan yang tidak bisa dilaporkan olehnya dengan begitu saja. Jika UU Perzinahan ingin dipakai, maka harus pihak istri atau suami dari Syahnaz Sadiqah dan Rendy Kjaernett yang bisa mengajukan hal tersebut.
Hingga akhirnya Farhat Abbas memutuskan untuk merencakan laporan kehebohan perselingkuhan tersebut.
Baca Juga: Denny Caknan Go Public dengan Bella Bonita, Isyaratkan Segera Nikah
Ia ingin berfokus untuk membuat somasi terlebih dahulu. Alasan yang dimlikinya pun masuk akal, salah satunya untuk memastikan laporan pidana yang nanti dimasukkannya bisa dipertimbangkan dan diproses oleh pihak kepolisian.
"Iya tapi UU Zina kan delik aduan jadi yang harus lapor salah satu suami atau istri melapor, kita akan tuntut seberat-beratnya. Kita akan segera melaporkan dan kita akan somasi dulu sebelum kita buat laporan, supaya sempurna laporan kita," jelasnya.