Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

Bangun Santoso

Kamis, 07 Mei 2026 | 16:28 WIB
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
Kasat Reskrim Polresta Pati (rompi hitam) Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama saat berbincang dengan tersangka pencabulan berinisial AS yang ditangkap di tempat pelariannya di Kabupaten Wonogiri, Kamis (6/5/2026). [ANTARA/HO-Polresta Pati]
baca 10 detik
  • Polisi berhasil menangkap tersangka asusila berinisial AS asal Ponpes Ndolo Kusumo, Pati, di wilayah Wonogiri setelah sempat buron.
  • Tersangka menggunakan jasa travel dan menghindari perangkat komunikasi untuk menghilangkan jejak digital serta fisik selama masa pelariannya.
  • Kini tersangka telah dibawa ke Mapolresta Pati guna menjalani pemeriksaan mendalam terkait kasus dugaan pencabulan terhadap santri tersebut.

Suara.com - Kasus dugaan tindakan asusila yang menyeret oknum pemuka agama dari Ponpes Ndolo Kusumo, berinisial AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memasuki babak baru yang penuh drama.

Setelah sempat menghilang dan masuk dalam daftar pencarian orang, pelarian Kiai AS akhirnya terhenti di wilayah Wonogiri.

Penangkapan ini mengungkap fakta menarik mengenai cara tersangka berusaha mengelabui pihak kepolisian selama masa pelariannya yang terencana.

Upaya pelarian Kiai AS menjadi sorotan karena dinilai cukup cerdik dalam memanfaatkan celah pengawasan.

Tersangka menyadari bahwa menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum yang bersifat massal seperti kereta api atau bus antarkota akan mempermudah polisi melacak keberadaannya melalui rekaman CCTV
jalanan (ETLE) maupun manifes penumpang resmi.

Oleh karena itu, ia memilih menggunakan jasa angkutan travel untuk berpindah kota.

Pilihan menggunakan jasa travel ini bukan tanpa alasan. Dengan menggunakan travel, tersangka bisa lebih fleksibel dalam menentukan titik penjemputan dan pemberhentian yang tidak terpantau oleh kamera pengawas di terminal atau stasiun besar.

Strategi ini sempat membuat pihak kepolisian harus bekerja ekstra keras untuk memetakan rute pelarian tersangka yang berpindah-pindah dari satu titik ke titik lainnya.

"Tersangka berusaha menghilangkan jejak dengan tidak menggunakan kendaraan pribadi maupun alat komunikasi yang biasa digunakannya," ujar Kasat Reskrim Polresta Pati dalam keterangannya kepada media dikutip, Kamis (7/5/2026).

baca juga

Hal ini menunjukkan adanya upaya sadar dari tersangka untuk memutus jejak digital dan fisik yang bisa mengarah pada lokasi persembunyiannya.

Selama di Wonogiri, Kiai AS dikabarkan berusaha membaur dan mencari tempat persembunyian yang jauh dari keramaian.

Namun, koordinasi intensif antara jajaran Satreskrim Polresta Pati dengan kepolisian setempat akhirnya membuahkan
hasil.

Kiai Ashari dari pondok pesantren di Pati ditangkap karena kasus pencabulan terhadap puluhan santri [Hasil generate chatGPT dari bidik layar asli]
Kiai Ashari dari pondok pesantren di Pati ditangkap karena kasus pencabulan terhadap puluhan santri [Hasil generate chatGPT dari bidik layar asli]

Polisi berhasil mengendus keberadaan tersangka setelah melakukan serangkaian penyelidikan mendalam dan pengumpulan informasi dari berbagai sumber di lapangan.

"Kami melakukan pelacakan secara intensif hingga akhirnya mendeteksi keberadaan tersangka di wilayah Wonogiri," tegas pihak kepolisian saat menjelaskan kronologi penangkapan.

Proses penangkapan berlangsung tanpa perlawanan berarti, meskipun tersangka sempat terkejut karena lokasinya berhasil ditemukan oleh petugas yang sudah mengintai selama beberapa waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol

Jejak Pelarian Pengasuh Ponpes Ndolo Kusumo Pati Berakhir di Wonogiri, Muka Lesu Tangan Diborgol

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:35 WIB

Sempat Buron, Detik-Detik Penangkapan Kiai Cabul di Pati Berlangsung Dramatis

Sempat Buron, Detik-Detik Penangkapan Kiai Cabul di Pati Berlangsung Dramatis

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

7 Tips Memilih Pondok Pesantren yang Aman, Orangtua Perlu Perhatikan Hal Ini Demi Keamanan Anak

7 Tips Memilih Pondok Pesantren yang Aman, Orangtua Perlu Perhatikan Hal Ini Demi Keamanan Anak

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:35 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Terkini

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:04 WIB

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:00 WIB

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 11:59 WIB

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 11:58 WIB

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:43 WIB

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:29 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

×