Suara Sumatera - Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Sale, Kabupaten Rembang, dibebastugaskan buntut dari adanya pungutan berkedok infak untuk pembangunan musala. Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta uang yang ditarik dari siswa untuk dikembalikan.
"Dia kita bebas tugaskan. Kemudian kita melakukan pengecekan dan minta uang tarikan untuk dikembalikan," kata Ganjar melansir Antara, Kamis (13/7/2023).
Ganjar mengaku tindakan tegas itu merupakan langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah lain. Selain itu, hal ini juga sebagai pengingat agar kepala sekolah dan guru tidak melakukan hal serupa.
Dirinya telah berulang kali menegaskan agar pihak sekolah tidak menarik iuran dalam bentuk apa pun kepada siswa atau wali siswa.
"Jadi, kami titip kepada kawan-kawan guru, kawan-kawan kepala sekolah, agar berhati-hati betul pada soal tarikan-tarikan kepada siswa agar tidak memberatkan," ungkapnya.
Masih banyak cara kreatif yang dapat dilakukan sekolah tanpa harus meminta iuran kepada siswa, seperti dengan mengundang alumnus untuk ikut berperan membangun sekolah.
"Ada beberapa sekolah cukup kreatif. Dia membangun dengan mengundang alumni, itu kan boleh; tapi bukan (menarik pungutan ke) siswa, kasihan siswanya," jelas Ganjar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Uswatun Hasanah mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan dan penyelidikan langsung setelah kasus dugaan pungli di SMKN 1 Sale itu mencuat.
Dari pemeriksaan yang bersangkutan mengakui adanya pungutan infak pembangunan musala atau sarana ibadah melalui komite sekolah yang dilakukan pada tahun 2022.
Baca Juga: Cerai dari David Herbowo, Shandy Aulia dapat Hak Asuh Anak-Sandang Status Baru
Dari total 534 siswa, ada 460 siswa di antaranya sudah membayar, 44 siswa lain tidak membayar karena tergolong tidak mampu, dan 30 siswa sisanya tidak membayar dengan pertimbangan sudah tahun ke empat sekolah.
"Sampai saat ini dana yang terkumpul Rp130 juta dan telah digunakan pada 2022 untuk pembangunan musala. Pembangunan musala saat ini sudah mencapai 40 persen," katanya.