Suara Sumatera - Memiliki wajah bule, membuat Bryan Domani sering dikira seorang mualaf. Padahal pemain Film Ketika Berhenti Di Sini adalah seorang muslim sejak lahir.
Dalam hal beragama, Bryan Domani mengaku mengalami pasang surut. Pernah dalam hidupnya ia merasa menjadi orang Islam KTP.
Menurut Bryan Domani, tempat tinggalnya yang selalu berpindah-pindah negara membuatnya tidak berada di lingkungan yang Islami.
"Islam dari dulu, tapi karena mungkin nggak dikelilingi tempat (tinggal) yang Islam, Jamaika, Guam, Filipina, jadi nggak terlalu diikuti. Islam KTP-lah," ungkap Bryan Domani dalam podcast The Sungkars.
Hal itu berdampak dalam ketaatan Bryan Domani dalam menjalankan ibadah terutama salat. Bryan mengakui saat itu jarang menjalankan salat lima waktu.
Ada satu peristiwa yang mengubah pribadinya menjadi lebih taat dalam beragama. Itu terjadi ketika ia sedang syuting di Turki.
Saat itu, Bryan Domani mendapatkan Alquran, sajadah serta peci dari seseorang. Meski saat itu, ia tidak rajin beribadah, ia menerima pemberian tersebut.
Bryan Domani menganggap pemberian itu sebagai sebuah tanda. Sejak saat itu, ia belajar secara perlahan untuk ibadah salat dengan lebih rajin. Lambat laun, ia merasa hal itu tidak terlalu sulit dilakukan, terutama sejak pandemi.
"Terus waktu pandemi aku baru belajar, apa sih susahnya untuk salat lima menit, dalam sehari, lima kali salat, 25 menit dalam 24 jam," jelasnya.
Ketaatan Bryan Domani dalam menjalankan salat diungkapkan rekannya Refal Hady. Menurut dia, Bryan Domani adalah sosok aktor yang tetap rajin ibadah meski sedang menjalani syuting.
"Bryan Domani rajin salat banget. Dia tidak pernah melewatkan jam salatnya, demi Allah," ungkap Refal Hady, dilansir pada Kamis (27/7/2023).