Suara Sumatera - Banyak perempuan di Indonesia memilih jadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke luar negeri demi mencari uang yang berlimbah agar hidup lebih baik.
Mereka bekerja di negeri orang tanpa sanak saudara. Seperti kisah Misiyah Rani, seorang TKW yang bekerja di Amerika Serikat sebagai pembantu rumah tangga. Beruntungnya, ia disayang majikan dan mendapat gaji yang besar setiap bulan.
Sudah 21 tahun lamanya Misiyah Rani jadi pembantu di Amerika. Ia mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga. Mulai dari menyapu, mengepel, mencuci baju dan lain sebagainya.
Saat menjadi TKW di Amerika, Misiyah Rani bekerja dengan seorang dokter bernama Gerry dan istrinya. Ia sama sekali tak bisa berbahasa inggris saat pertama kali sampai ke AS.
Beruntung, Misiyah Rani mendapatkan majikan yang sangat baik hati dan mau menerima Misiyah Rani apa adanya.
"Beginilah kerja di Amerika, tiap hari nyuci kamar mandi. Terus ya pekerjaan rutin rumah," kata Misiyah Rani dalam YouTube Sederet Video Populer, dikutip dari Hops.id -- media jaringan Suara.com, Jumat (11/8/2023).
Misiyah Rani bercerita kala itu dirinya dan majikannya berkomunikasi hanya menggunakan bahasa isyarat. Misiyah Rani terus memahami apa yang dimaksud oleh majikannya.
"Waktu itu saya belum pernah sama sekali ngomong Inggris. Bisanya yes or no," ungkap Misiyah Rani.
Meski begitu, ia sangat dekat dengan majikannya. Bahkan, ada salah seorang anak dari keluarga dokter Gerry menangis saat akan kuliah.
Baca Juga: Diperiksa Polisi, Pegawai Viral Kalungkan Bendera ke Anjing di Riau Akhirnya Minta Maaf
"Aku dibilang ibunya yang kedua. Kemarin berangkat kuliah saya tangisi," cerita Misiyah Rani.
Setiap hari Misiyah Rani selalu mendapatkan perlakuan baik dan hangat seperti anggota keluarga mereka.
"Ya aku pembantu. Tapi karena mereka menganggapku sebagai keluarga, pekerjaanku tetap membantu. Tetap pekerjaanku tidak membedakan aku seperti pembantu," lanjutnya.
Selama seminggu Misiyah Rani punya lima hari kerja dan dua hari libur. Gerry pun memberikan gaji puluhan juga kepada Misiyah Rani karena telah menjalankan tugasnya sebagai pembantu dengan baik.
Misiyah Rani mengatakan, uang puluhan juta didapatkannya tiap bulan digunakan untuk membantu keluarga di Indonesia. Gaji Misiyah Rani per bulannya mencapai Rp 50-60 juta. Fantastis bukan?