Viral Pria Kalungkan Bendera ke Anjing, Polisi Riau: Penetapan Tersangka Libatkan 3 Saksi Ahli

Suara Sumatera

Senin, 14 Agustus 2023 | 15:46 WIB
Viral Pria Kalungkan Bendera ke Anjing, Polisi Riau: Penetapan Tersangka Libatkan 3 Saksi Ahli
Ilustrasi tersangka. ([Dok Antara])

Suara Sumatera - Kasus anjing berkalung bendera merah putih di Bengkalis Riau ternyata berbuntut panjang. Petinggi perusahaan sawit akhirnya ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menghina simbol negara.

Menurut pengakuan polisi, penetapan tersangka berinisial RH (22) sudah berkoordinasi dengan tiga saksi ahli.

"Kita berkoordinasi dengan 3 saksi ahli, yaitu, ahli hukum pidana, ahli tata negara, dan ahli budayawan," kata Kapolres Bengkalis, AKBP Setyo Bimo Anggoro dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (14/8/2023).

"Keterangan ahli tidak dapat kami sampaikan karena termasuk dalam materi penyidikan," imbuh Bimo.

Kapolres pun enggan memberikan keterangan lebih jauh soal alasan penetapan tersangka karena itu akan jadi penilaian subyektif.

"Tugas kami melakukan penyidikan sesuai aturan hukum," tegas dia. 

Di sisi lain, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menanyakan terkait alasan penetapan status tersangka RH usai memasangkan bendera di leher anjing.

Dalam akun Instagram pribadinya, Hotman Paris mengatakan jika tidak ada unsur pidana pada perbuatan RH.

"Seorang lelaki ditetapkan sebagai tersangka karena melilitkan bendera di leher anjing, pertanyaannya dimana unsur pidananya?" tulisnya dikutip Senin (14/8/2023).

baca juga

Lebih lanjut, Hotman Paris membandingkan perkara ini dengan kejadian-kejadian saat merayakan perlombaan adu cepat kuda di masa lalu. Ia mencontohkan bendera yang dililitkan di sekitar kereta kuda meski tidak dilekatkan di badannya. 

la menilai, kondisi ini juga sama dengan apa yang dilakukan RH.

Hotman Paris menyebut perbuatan RH bukanlah masuk unsur pidana melainkan sudah menjadi kebiasaan.

"Tolong dipikirkan ulang dimana unsur pidananya. Gimana kalau bukan anjing, bagaimana kalau dilekatkan bukan di leher anjing, itu pertanyaannya," sebut Hotman Paris.

Sebelumnya, video viral seekor anjing berkalung bendera merah putih menyita perhatian publik. Belakangan diketahui, pemasangan bendera di leher anjing terjadi di kawasan pabriks sawit PT SAS kawasan Pinggir, Bengkalis.

RH yang kini jadi tersangka merupakan salah satu karyawan di pabrik sawit tersebut. Ia mengalungkan bendera merah putih ke anjing karena ingin memeriahkan HUT kemerdekaan RI.

Aksi RH ini sempat ditegur karyawan lainnya, yang merasa tidak tepat jika lambang negara dipasang pada hewan.

RH ketika itu menolak saat diminta untuk melepas bendera yang dikalungkan ke anjing tersebut. 

Perdebatan pun sempat terjadi hingga video pengalungan bendera merah putih ke anjing pun viral di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pria Kalungkan Bendera ke Leher Anjing di Bengkalis Terancam 5 Tahun Penjara dan Denda Rp500Juta

Pria Kalungkan Bendera ke Leher Anjing di Bengkalis Terancam 5 Tahun Penjara dan Denda Rp500Juta

Your Say | Senin, 14 Agustus 2023 | 11:45 WIB

Pria Kalungkan Bendera ke Anjing Jadi Tersangka, Hotman Paris: di Mana Unsur Pidananya?

Pria Kalungkan Bendera ke Anjing Jadi Tersangka, Hotman Paris: di Mana Unsur Pidananya?

Riau | Senin, 14 Agustus 2023 | 10:24 WIB

Pria di Riau Jadi Tersangka usai Kalungkan Merah Putih ke Leher Anjing

Pria di Riau Jadi Tersangka usai Kalungkan Merah Putih ke Leher Anjing

Riau | Minggu, 13 Agustus 2023 | 23:11 WIB

Terkini

Bau Rokok Membandel di Mobil Bekas? Coba 5 Cara Menghilangkannya dengan Bahan Alami

Bau Rokok Membandel di Mobil Bekas? Coba 5 Cara Menghilangkannya dengan Bahan Alami

Sumsel | Senin, 06 Juli 2026 | 23:42 WIB

Nilai Transaksi Kripto Nyaris Rp122 Triliun dalam 5 Bulan, Anak Muda Jadi Penggerak Utama

Nilai Transaksi Kripto Nyaris Rp122 Triliun dalam 5 Bulan, Anak Muda Jadi Penggerak Utama

Sumsel | Senin, 06 Juli 2026 | 23:17 WIB

PTBA Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim, Tebar Ribuan Benih Ikan Pulihkan Ekosistem

PTBA Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim, Tebar Ribuan Benih Ikan Pulihkan Ekosistem

Sumsel | Senin, 06 Juli 2026 | 23:02 WIB

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 22:44 WIB

Pecah Kongsi Pemkot Bandung! Wawali Erwin Buka-Bukaan Tak Pernah Diajak Bicara oleh Walikota Farhan

Pecah Kongsi Pemkot Bandung! Wawali Erwin Buka-Bukaan Tak Pernah Diajak Bicara oleh Walikota Farhan

Jabar | Senin, 06 Juli 2026 | 22:43 WIB

Syok Saat Kondangan! Orang Tua di Bekasi Pergoki Pembunuh Anaknya Bebas Berkeliaran

Syok Saat Kondangan! Orang Tua di Bekasi Pergoki Pembunuh Anaknya Bebas Berkeliaran

Jabar | Senin, 06 Juli 2026 | 22:37 WIB

Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor

Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor

Bogor | Senin, 06 Juli 2026 | 22:30 WIB

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?

Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?

Sumsel | Senin, 06 Juli 2026 | 22:13 WIB

Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah

Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah

Sport | Senin, 06 Juli 2026 | 22:11 WIB

×