Suara Sumatera - Kebiasaan menonton film porno dapat mengancam keharmonisan rumah tangga, terutama masalah ranjang dengan pasangan. Apalagi jika suami-istri sama-sama doyan nontop film porno.
Seksolog dr. Haekal Anshari mengatakan, seseorang yang terpuaskan hanya dengan menonton film porno, maka ia akan mudah membandingkan aktivitas seksual pasangan dengan adegan di film.
"Dia akan membuat perbandingan antara adegan di film porno dengan hubungan seksual yang sesungguhnya. Padahal adegan di film porno sudah melalui editing, bahkan sudah ada pemeran pengganti," ujar dr. Haekal melalui konten edukasi di akun Instagram pribadinya, dikutip dari Suara.com, Jumat (8/9/2023).
Dokter yang juga ahli kecantikan ini menjelaskan bahwa film porno bukanlah kejadian sesungguhnya. Film itu diproduksi untuk membangkitkan hasrat seksual seseorang.
Sayangnya, rangsangan seksual yang langsung menyasar ke otak ini, hanya akan membuat penontonnya mendapatkan rangsangan non organik alias bukan rangsangan alami dari sentuhan fisik yang sesungguhnya.
"Dan jika mendapatkan kepuasan hanya dengan menonton film porno, maka orang tersebut akan kesulitan menikmati rangsangan dari hubungan seksual yang sesungguhnya," jelas dr. Haekal.
Hasilnya seseorang yang terbiasa menonton film porno, ia juga akan menurunkan kemampuan kreativitas karena rangsangan seksual merangsang langsung ke otak dan mengganggu fungsi eksekutifnya.
Hasilnya orang tersebut sulit mengingat dan fokus kesehariannya terganggu, terlebih jika sudah alami kecanduan akan ada perasaan ingin berhenti tapi tidak bisa menolak film bokep.
"Kesulitan dalam melakukan tugas yang sifatnya multitasking. kesulitan dalam mengelola emosi, bahkan kesulitan membuat suatu keputusan hingga kesulitan membedakan antara mana yang benar dan mana yang salah," papar dr. Haekal.
Baca Juga: Bahaya Kecanduan Film Porno Bagi Wanita, Susah Orgasme Saat Hubungan Seks
Melansir Hello Sehat, agar bisa berhenti dari kecanduan film bokep, penting untuk memahami tandanya terlebih dahulu. Dengan begitu, bisa tahu kapan harus berhenti sebelum segala sesuatunya bertambah parah.
Menurut University of Texas at Dallas, berikut sejumlah gejala yang dapat menjadi tanda kecanduan pornografi.
- Tidak bisa mengendalikan keinginan untuk melihat tontonan yang berbau porngrafi.
- Selalu memikirkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pornografi pada waktu luang.
-Meluangkan dan merencanakan waktu untuk menonton video pornografi atau melihat konten-konten sejenis.
- Waktu yang dihabiskan untuk hal berbau pornografi lebih banyak dibandingkan hobi dan aktivitas lain.
- Munculnya hasrat yang membuat Anda ingin melakukan pelecehan seksual kepada orang lain.
- Waktu yang dihabiskan untuk tontonan pornografi mulai mengganggu pendidikan atau pekerjaan.
- Menyembunyikan kebiasaan dari pasangan.