Tidak Benar Dosen Pembimbing Skripsi Jokowi di UGM Jadi Buron, Ini Penjelasannya

Suara Sumatera

Senin, 11 September 2023 | 16:45 WIB
Tidak Benar Dosen Pembimbing Skripsi Jokowi di UGM Jadi Buron, Ini Penjelasannya
Presiden Joko Widodo (Jokowi) ([YouTube Sekretariat Presiden])

Suara Sumatera - Media sosial dihebohkan dengan kabar yang menyatakan bahwa dosen pembimbing selagi Joko Widodo (Jokowi) kuliah di UGM menjadi buronan polisi.

Informasi tersebut dibagikan sebuah kanal YouTube bernama ARENA POLITIK belum lama ini dengan narasi sebagai berikut:

“KASMOJO JADI BUR0N? TERUNGKAP FAKTA DOSEN PEMBIMBING SKRIPSI PAK LURAH ABAL²”.

Pada bagian thumbnail video itu memperlihatkan sosok yang diklaim sebagai dosen pembimbing Jokowi di UGM sedang di hadapan polisi.

Lantas benarkah dosen pembimbing Jokowi jadi buronan polisi?

PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, tidak ada informasi valid yang menyatakan jika dosen pembimbing Jokowi menjadi buronan polisi.

Faktanya, video berdurasi 8 menit tersebut berisi cuplikan potongan video yang berbeda dan tidak berkaitan. Narasi yang dibacakan oleh narator tak menyebutkan bahwa dosen pembimbing Jokowi, Kasmujo dijadikan buron sebagaimana yang ditulis pada thumbnail.

Narator dalam video membacakan artikel yang diunggah oleh situs Fajar.co.id berjudul “Jokowi Dikabarkan Masuk SMA pada 1980 Tetapi Wisuda di UGM Tahun 1985, Warganet: Hanya 2 Tahun Jadi Sarjana??” yang dipublikasikan pada 11 Oktober 2022.

Artikel itu memuat rekam pendidikan Jokowi yang dianggap masih menjadi polemik di media sosial. Hasil penelusuran lebih lanjut juga tidak ditemukan adanya berita terkait ditetapkannya dosen pembimbing Jokowi di UGM sebagai buron, lantaran masa pendidikan sarjana Jokowi yang dinilai janggal oleh warganet.

baca juga

Selain itu dosen pembimbing skripsi Jokowi di UGM bernama Ir Kasmudjo, MS bukan Kasmojo seperti pada klaim di judul video.

KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, klaim yang menyatakan dosen pembimbing Jokowi menjadi buronan polisi merupakan kabar hoaks.

Dengan demikian, video yang dibagikan kanal YouTube bernama ARENA POLITIK masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fahri Hamzah: Kalau Ada yang Ingin Pecah Belah Prabowo dan Jokowi Lagi, Laknat Itu!

Fahri Hamzah: Kalau Ada yang Ingin Pecah Belah Prabowo dan Jokowi Lagi, Laknat Itu!

News | Senin, 11 September 2023 | 16:27 WIB

Pernah Ada Duet Megapro, Fahri Hamzah Sayangkan Megawati Tak Bersama Prabowo Lagi Padahal Dekat

Pernah Ada Duet Megapro, Fahri Hamzah Sayangkan Megawati Tak Bersama Prabowo Lagi Padahal Dekat

News | Senin, 11 September 2023 | 15:55 WIB

Kahiyang Ayu Tak Berhasil Lolos CPNS, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Kahiyang Ayu Tak Berhasil Lolos CPNS, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Your Say | Senin, 11 September 2023 | 15:36 WIB

Terkini

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:57 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:32 WIB

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:18 WIB

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:55 WIB

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:50 WIB

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:35 WIB

Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Agung Nugroho Lantik Belasan Pejabat Pemkot Pekanbaru, Ini Nama-namanya

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:23 WIB

Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor

Punya 38.600 Pegawai, Menteri PU Bantah Mutasi Terkait Surat Dinas yang Bocor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:16 WIB

×