Soal Guru SMP Negeri 15 Medan Ngaku Diintimidasi-Gaji Ditahan Kepsek, Begini Kata Bobby Nasution

Suara Sumatera

Kamis, 21 September 2023 | 13:56 WIB
Soal Guru SMP Negeri 15 Medan Ngaku Diintimidasi-Gaji Ditahan Kepsek, Begini Kata Bobby Nasution
Wali Kota Medan Bobby Nasution di acara pembukaan TMMD ke-118 Kodim 0201/Medan di Lapangan Benteng Medan, Rabu (20/9/2023). (dok Pemkot Medan)

 Suara Sumatera - Wali Kota Medan buka suara soal video viral sekelompok guru SMP Negeri 15 Medan mengaku diintimidasi dan gajinya ditahan kepala sekolah.

Menantu Presiden Jokowi ini mengatakan telah meminta Dinas Pendidikan Kota Medan mengkonfirmasi apa yang disampaikan guru maupun kepala sekolah. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat duduk perkara kasus itu sebenarnya. 

"Saya sudah minta diperiksa semua, baik kepala sekolah, termasuk guru," kata Bobby, kemarin. 

Dari informasi yang didapat Bobby, adanya guru yang mengajar di sekolah lain. Guru itu juga jarang masuk karena lebih memilih mengajar di sekolah lain. 

"Dia ASN, mengajar di SMP Negeri 15, tapi saya dapat informasi dia jarang masuk, lebih memilih mengajar di SMP swasta," ungkapnya. 

Menurut Bobby, apa yang viral di media sosial tidak bisa dikatakan kebenaran mutlak. Oleh karena itu, Bobby meminta ada pemeriksaan kepada guru yang berada di dalam video. Jika ditemukan adanya pelanggaran maka akan ditindak tegas. 

"Jika memang pelanggaran disiplin berat, harus hukuman berat juga. Karena dia meninggalkan tugasnya di SMP Negeri itu. Bukan karena viral dia yang benar,"  ungkap Bobby. 

Bobby menegaskan cara kepala sekolah memberi hukuman mungkin salah dan sudah ditegur. Namun dasar dia memberikan hukuman juga harus dihargai.

Sebelumnya, viral video yang memperlihatkan sejumlah guru SMP Negeri 15 Medan menangis di dalam ruangan sekolah.  Video itu diunggah akun Instagram @medantau.

baca juga

Dalam video terlihat sejumlah perempuan dan guru laki-laki menangis terisak-isak.  Salah seorang guru wanita menegaku menangis karena kerap mendapatkan surat panggilan (SP) dengan alasan tidak jelas. Bahkan gaji mereka juga tertahan. 

"Pak kami dari guru SMP 15 seperti inilah kami ditekan, diteror kami secara mental dibuat surat panggilan satu, panggilan dua. Gak sewajarnya seperti ini kami," kata wanita itu, dilihat Minggu (17/9/2023). 

"Surat panggilan satu tidak berdasar, surat panggilan dua tidak berdasar, surat panggilan tiga pun tidak berdasar. Kenapa kami dipanggil pak kabid, sampai hari ini gaji kami ditahan, belum gajian tanpa alasan yang jelas," sambungnya. 

Di video itu juga terdengar guru-guru lain menangis. Mereka terlihat shock atas adanya surat peringatan dari kepala sekolah.  

"Dari narasi video tersebut, mereka melaporkan kepala sekolah karena diduga menahan gaji para guru ASN, sehingga guru-guru yang melaporkan tersebut diberikan surat peringatan," tulis pengunggah video. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Respons Bobby Nasution soal Viral Guru SMPN 15 Medan Ngaku Diintimidasi-Gaji Ditahan Kepala Sekolah

Respons Bobby Nasution soal Viral Guru SMPN 15 Medan Ngaku Diintimidasi-Gaji Ditahan Kepala Sekolah

Sumut | Kamis, 21 September 2023 | 11:34 WIB

Kena Teror Hingga Gaji Ditahan, Guru-guru SMP di Medan Akui Kena Intimidasi Kepala Sekolah

Kena Teror Hingga Gaji Ditahan, Guru-guru SMP di Medan Akui Kena Intimidasi Kepala Sekolah

Sumut | Minggu, 17 September 2023 | 10:50 WIB

Viral Guru SMP Negeri 15 Medan Ngaku Diintimidasi dan Gaji Ditahan Kepsek

Viral Guru SMP Negeri 15 Medan Ngaku Diintimidasi dan Gaji Ditahan Kepsek

Sumatera | Minggu, 17 September 2023 | 00:34 WIB

Sejumlah Guru SMP Negeri 15 Medan Menangis Kejer, Ngaku Diintimidasi-Gaji Ditahan Kepala Sekolah

Sejumlah Guru SMP Negeri 15 Medan Menangis Kejer, Ngaku Diintimidasi-Gaji Ditahan Kepala Sekolah

Sumut | Sabtu, 16 September 2023 | 22:51 WIB

Terkini

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

×