Wanita Asal Medan Diculik-Disiksa Saat Liburan di Malaysia, Otak Pelaku Mitra Bisnis Suami Korban

Suara Sumatera

Minggu, 24 September 2023 | 10:00 WIB
Wanita Asal Medan Diculik-Disiksa Saat Liburan di Malaysia, Otak Pelaku Mitra Bisnis Suami Korban
Ilustrasi penculikan- Wanita asal Medan diculik-disiksa saat liburan di malaysia (Freepik/nomadsoul1)

Suara Sumatera - Seorang wanita asal Medan, Sumatera Utara (Sumut),  menjadi korban penculikan saat sedang liburan di Malaysia. Korban berusia 33 tahun ini diculik oleh tiga orang pria saat berada di kawasan Paya Terubong, pinggiran kota George Town, Penang. 

Selama diculik, korban mengalami penyiksaan, yakni tangan dan kaki diikat, dirantai, badannya disundut rokok, dipukuli dan ditusuk dengan jarum. 

Kepala polisi negara bagian Datuk Khaw Kok Chin menjelaskan korban diculik selama 10 hari oleh para pelaku sejak tanggal 7 September 2023.  Saat kejadian korban bersama 3 orang teman wanitanya. Namun, para pelaku membebaskan tekan korban. 

Polisi yang menerima informasi ini kemudian melakukan penyelidikan dan langkah operasi penyelamatan terhadap korban.  Datuk Khaw Kok Chin mengatakan korban akhirnya diselamatkan dari sebuah rumah di Shah Alam setelah suaminya melapor ke polisi.

"Para tersangka telah menyekap korban di beberapa lokasi untuk menyulitkan polisi melacaknya," katanya seperti dilansir dari New Straits Times, Minggu (23/9/2023).

Adapun lokasi korban disekap yakni selama tiga hari di Butterworth, empat hari di Puchong dan tiga hari di Shah Alam.  Selama operasi penyelamatan, Datuk Khaw Kok Chin menjelaskan, polisi juga menemukan seorang pria asing berusia 27 tahun yang diculik untuk kasus yang tidak terkait. 

Saat ditemukan korban (wanita asal Medan) berada dalam kondisi lemah akibat luka-luka yang dideritanya. Namun, ia masih diberi makan oleh para penculiknya.

"Korban,memiliki bisnis online, saat ini dirawat di rumah sakit dan dilaporkan dalam kondisi stabil," tambahnya.

Lebih lanjut, Khaw mengatakan bahwa korban diculik pada tanggal 7 September, tapi suaminya yang berusia 47 tahun baru melapor pada tanggal 15 September.

baca juga

Para tersangka meminta korban untuk menghubungi suaminya di Indonesia untuk melunasi hutang bisnis sebesar RM 540.000.

Khaw mengungkapkan suaminya melakukan dua kali transaksi dengan total RM50.750 pada tanggal 12 September dan 13 September kepada dalang kelompok tersebut.

"Namun, para tersangka masih belum membebaskan istrinya, sehingga sang suami datang ke Kuala Lumpur pada tanggal 15 September untuk mengajukan laporan polisi," ucapnya. 

Setelah menerima laporan tersebut, polisi melakukan operasi Op Scorpion Rantai Penang untuk mencari korban. 

14 Tersangka Ditangkap, Otak Pelaku Mitra Bisnis

Khaw menambahkan bahwa sebagai hasil dari operasi tersebut, polisi menangkap 14 tersangka, termasuk dua pria asing, di beberapa lokasi di Selangor, Perak dan Kuala Lumpur.

"Di antara mereka yang ditahan adalah otak pelaku, berusia 35 tahun, sembilan pria lokal, dua wanita lokal dan dua pria asing, yang semuanya berusia antara 23 dan 70 tahun," ujarnya. 

Dari hasil pemeriksaan, Khaw menuturkan bahwa tersangka utama adalah mitra bisnis dari suami korban, dan bahwa sang suami diyakini telah gagal membayar hutang bisnis, yang menyebabkan penculikan tersebut.

"Keduanya adalah kontraktor dan menjalankan bisnis mereka di Kuala Lumpur. Setelah menyadari bahwa utang bisnis tidak dilunasi, tersangka menjadi marah dan melakukan penculikan terhadap istri temannya," ucapnya. 

"Kami menyita beberapa barang bukti termasuk 23 telepon genggam, 36 kabel pengikat, uang tunai RM4.800, rantai dan batang besi. Juga disita empat kendaraan yang digunakan untuk mengangkut korban," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mantan Selingkuhan Ibu yang Bawa Kabur Pelajar SMP di Tebing Tinggi Ditangkap, Ini Tampangnya

Mantan Selingkuhan Ibu yang Bawa Kabur Pelajar SMP di Tebing Tinggi Ditangkap, Ini Tampangnya

Sumatera | Sabtu, 16 September 2023 | 00:15 WIB

Viral Isu Penculikan Anak di Samosir, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Viral Isu Penculikan Anak di Samosir, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Sumut | Jum'at, 08 September 2023 | 16:02 WIB

Pelajar SMP di Tebing Tinggi Dilarikan Mantan Selingkuhan Ibunya, Polisi Masih Mencari Pelaku

Pelajar SMP di Tebing Tinggi Dilarikan Mantan Selingkuhan Ibunya, Polisi Masih Mencari Pelaku

Sumatera | Jum'at, 08 September 2023 | 15:22 WIB

Pemuda Aceh Tewas Disiksa Prajurit, Panglima Yudo: TNI Masih Banyak yang Baik, Jangan Digebyah-uyah

Pemuda Aceh Tewas Disiksa Prajurit, Panglima Yudo: TNI Masih Banyak yang Baik, Jangan Digebyah-uyah

News | Kamis, 31 Agustus 2023 | 18:50 WIB

Polisi Diduga Tidak Transparan di Kasus Kematian Dul Kosim, ISESS: Upaya Tutupi Pelanggaran Anggota Terstruktur

Polisi Diduga Tidak Transparan di Kasus Kematian Dul Kosim, ISESS: Upaya Tutupi Pelanggaran Anggota Terstruktur

News | Kamis, 31 Agustus 2023 | 12:57 WIB

Terkini

Kronologi Terungkapnya Korupsi Penjualan BBM PT PPN, Negara Rugi Rp486 Miliar

Kronologi Terungkapnya Korupsi Penjualan BBM PT PPN, Negara Rugi Rp486 Miliar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:02 WIB

Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Travel, Polisi Himpun Rp110 Juta dari Para Influencer

Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Travel, Polisi Himpun Rp110 Juta dari Para Influencer

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:00 WIB

PHK Massal Buruh Pabrik: Benarkah Up-skilling Hanya Ilusi?

PHK Massal Buruh Pabrik: Benarkah Up-skilling Hanya Ilusi?

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:00 WIB

Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal

Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal

Otomotif | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:55 WIB

Saat Anak SD Harus Ikut Aksi, Apakah Kita Sudah Benar-benar Mendengar Mereka?

Saat Anak SD Harus Ikut Aksi, Apakah Kita Sudah Benar-benar Mendengar Mereka?

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:53 WIB

8 Merk Tas Sekolah Anak Laki-Laki Branded Berkualitas, Dijamin Awet Bertahun-Tahun

8 Merk Tas Sekolah Anak Laki-Laki Branded Berkualitas, Dijamin Awet Bertahun-Tahun

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:51 WIB

Dosa Hakim di Sidang Nadiem: Ketika Hak Terdakwa dan KUHAP Teramputasi

Dosa Hakim di Sidang Nadiem: Ketika Hak Terdakwa dan KUHAP Teramputasi

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:50 WIB

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:48 WIB

Mohamed Salah Cedera, Lini Pertahanan Australia Ogah Lengah di Laga Hidup Mati Piala Dunia 2026

Mohamed Salah Cedera, Lini Pertahanan Australia Ogah Lengah di Laga Hidup Mati Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:47 WIB

Hong Myung-bo Ditolak Restoran hingga Kena Ancaman Pembunuhan usai Korsel Tersingkir di Piala Dunia

Hong Myung-bo Ditolak Restoran hingga Kena Ancaman Pembunuhan usai Korsel Tersingkir di Piala Dunia

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:47 WIB

×