Ini Penyebab Harga Telur Ayam Naik

Suara Sumedang | Suara.com

Senin, 29 Agustus 2022 | 14:10 WIB
Ini Penyebab Harga Telur Ayam Naik
ilustrasi telur ayam. harga telur ayam naik disebut mustahil turun, simak penyebabnya. (Suara.com/Danan Arya)

SuaraSumedang.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjanjikan akan mencari solusi mengenai kenaikan harga telur ayam di pasar guna persoalan serupa tak lagi terulang.

Sementara paguyuban Peternak Rakyat Indonesia menyebut harga telur ayam mustahil turun hingga di bawah Rp27.000 per kilogram.

Melambungnya harga telur ayam saat ini, dipengaruhi mahalnya pakan dan bibit ayam petelur.

Kemudian belum stabilnya produksi setelah banyak peternak mengurangi populasi ayam, bahkan gulung tikar akibat dihantam pandemi.

Sekretaris Jenderal Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkopas), Ngadiran mengatakan, harga telur ayam di Pulau Jawa berada di kisaran Rp32.000 per kilogram per Minggu (28/8).

Sebelumnya, harga telur ayam di Pulau Jawa sempat menyentuh Rp35.000. Sedangkan di luar Pulau Jawa masih berada di kisaran Rp34.000 per kilogram.

Ngadiran pun menyebut, kenaikan harga telur ayam terjadi sejak dua pekan ke belakang, dan menjadi yang tertinggi dalam sejarah.

"Memang betul tertinggi. Biasanya Rp28.000-Rp29.000 di awal tahun ini, lalu sempat Rp23.000-24.0000 per kilogram," kata Ngadiran kepada BBC News Indonesia.

Harga telur ayam yang melambung ini berdampak pada turunnya pembeli. Biasanya konsumen beli hingga satu kilogram, sekarang hanya setengah kilo.

Plt Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Syailendra mengatakan, ada beberapa hal yang menyebabkan harga telur ayam naik.

Menurutnya, pertama jumlah peternak ayam petelur menurun sekitar 30 persen.

Sejak pandemi melanda Indonesia, dan pemerintah menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat, permintaan akan telur ayam menurun drastis. Sementara produksi tak berkurang.

Menurutnya Syailendra, ketidakseimbangan tersebut membuat harga telur ayam anjlok hingga Rp14.000 per kilogram. Sementara biaya produksi lebih mahal.

"Bayangkan berada bulan konsumen membeli (telur ayam) dengan harga murah, itu peternak menjerit. Akhirnya banyak yang gulung tikar, ada yang mengurangi populasi ayam petelurnya. Otomatis produksi turun," kata dia.

Penyebab kedua, harga pakan yang naik baik bersumber dari dalam negeri maupun impor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Telur Ayam Meroket Hingga Rp35 Ribu Karena Pakan Mahal

Harga Telur Ayam Meroket Hingga Rp35 Ribu Karena Pakan Mahal

Bisnis | Senin, 29 Agustus 2022 | 13:27 WIB

Tidak Hanya Harga Telur Ayam Naik, Harga Daging Ayam di Sumsel Juga Naik

Tidak Hanya Harga Telur Ayam Naik, Harga Daging Ayam di Sumsel Juga Naik

Sumsel | Senin, 29 Agustus 2022 | 10:14 WIB

Terpopuler: Ananto Rispo Ngaku Cucu PKI, Mahfud MD Senggol Said Didu Soal Kemenangan MU

Terpopuler: Ananto Rispo Ngaku Cucu PKI, Mahfud MD Senggol Said Didu Soal Kemenangan MU

Bekaci | Senin, 29 Agustus 2022 | 09:30 WIB

Terkini

BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah di Sumut Diguyur Hujan Hari Ini

BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah di Sumut Diguyur Hujan Hari Ini

Sumut | Jum'at, 24 April 2026 | 12:16 WIB

Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara

Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 12:04 WIB

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

Alarm KPAI: Anak Indonesia Kebanyakan Minum Manis, Ancaman Diabetes Bayangi Generasi 2045

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:03 WIB

Gawat! 3 Tahanan Narkoba Kabur dari Rutan Baturaja Usai Sidang, Lepas Borgol Pakai Kawat

Gawat! 3 Tahanan Narkoba Kabur dari Rutan Baturaja Usai Sidang, Lepas Borgol Pakai Kawat

Sumsel | Jum'at, 24 April 2026 | 12:03 WIB

Fans Wajib Tahu! Ini Rundown Lengkap Fan Meeting Kim Seon Ho di ICE BSD Besok

Fans Wajib Tahu! Ini Rundown Lengkap Fan Meeting Kim Seon Ho di ICE BSD Besok

Entertainment | Jum'at, 24 April 2026 | 12:02 WIB

Kebiadaban Israel Berlanjut: Bikin Cacat Warga Palestina, Kini Halangi Prostesis Masuk Gaza

Kebiadaban Israel Berlanjut: Bikin Cacat Warga Palestina, Kini Halangi Prostesis Masuk Gaza

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:00 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Tanggapi Usul KPK Soal Capres Harus Kaderisasi Partai, Ganjar: Tidak Mudah Diterapkan

Tanggapi Usul KPK Soal Capres Harus Kaderisasi Partai, Ganjar: Tidak Mudah Diterapkan

News | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Di Balik Murahnya Fast Fashion: Ada Harga Mahal bagi Lingkungan dan Pekerja yang Tak Dibicarakan

Di Balik Murahnya Fast Fashion: Ada Harga Mahal bagi Lingkungan dan Pekerja yang Tak Dibicarakan

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 11:55 WIB

Mimpi yang Terparkir: Saat Ekonomi Menjadi Rem Bagi Ambisi Generasi Muda

Mimpi yang Terparkir: Saat Ekonomi Menjadi Rem Bagi Ambisi Generasi Muda

Your Say | Jum'at, 24 April 2026 | 11:50 WIB