Jokowi: Harga BBM Semuanya Masih Proses Dihitung dengan Hati-Hati

Suara Sumedang

Kamis, 01 September 2022 | 16:35 WIB
Jokowi: Harga BBM Semuanya Masih Proses Dihitung dengan Hati-Hati
Presiden Jokowi mengatakan pemerintah masih menghitung dengan hati-hati soal harga subsidi BBM terkhusus jenis solar. (YouTube/ Sekretariat Presiden)

SuaraSumedang.id - Pemerintah hingga saat ini masih menghitung dengan hati-hati harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkhusus jenis solar dan pertalite.

Pada tahun ini, anggaran subsidi BBM dan LPG mencapai Rp148,4 triliun, dan subsidi listrik mencapai Rp59,6 triliun.

Kemudian, kompensasi BBM mencapai Rp252,5 triliun, dan kompensasi listrik mencapai Rp41,0 triliun. Dengan begitu, total anggaran subsidi dan kompensasi mencapai Rp502,4 triliun.

"BBM semuanya masih pada proses dihitung, dikalkulasi dengan hati-hati," kata Jokowi saat ditemui sesuai peluncuran teknologi '5G Smart Mining' di wilayah Tambang Grasberg, Mimika, Papua, pada Kamis (1/9/2022).

Jumlah tersebut berpotensi membengkak hingga Rp698 triliun atau naik Rp195,6 triliun, apabila konsumsi terus meningkat.

Hal ini dikarenakan harga jual eceran (HJE) BBM subsidi jauh lebih rendah dibandingkan harga jual seharusnya atau keekonomiannya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, HJE solar yang ditetapkan PT Pertamina (Persero) dengan seizin pemerintah sebesar Rp5.150 per liter.

Sedangkan, harga keekonomiannya sudah mencapai Rp13,950 per liter.

baca juga

Kemudian, ia mengatakan, HJE pertalite yang ditetapkan Rp7,650, harga keekonomiannya sudah mencapai Rp14,450 per liter.

Dengan begitu, pemerintah memberikan subsidi mencapai Rp6,800 untuk setiap liter bahan bahan minyak tersebut.

Di sisi lain, kuota BBM subsidi jenis solar dan pertalite yang ditargetkan dalam APBN tahun ini akan habis pada Oktober.

Menkeu menjelaskan realisasi konsumsi solar pada Januari-Juli 2022 sudah mencapai 9,88 juta kiloliter atau 65 persen dari kuota.

Ia pun mengatakan, konsumsi solar akan mencapai 17,44 juta kiloliter atau 155 persen dari kuota hingga akhir tahun.

Kuota penyaluran solar bersubsidi dalam target APBN tahun ini sebesar 15,10 juta kiloliter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi Menjawab Soal Kenaikan Harga BBM Bersubsidi, Kapan Pertalite dan Solar Naik Harga?

Presiden Jokowi Menjawab Soal Kenaikan Harga BBM Bersubsidi, Kapan Pertalite dan Solar Naik Harga?

News | Kamis, 01 September 2022 | 16:17 WIB

Jokowi Capres Favorit di Musra Relawan, Effendi Simbolon: Belum Ada yang Sebanding dengan Ketokohannya

Jokowi Capres Favorit di Musra Relawan, Effendi Simbolon: Belum Ada yang Sebanding dengan Ketokohannya

News | Kamis, 01 September 2022 | 16:15 WIB

Takut Diprank, Warga Tetap Antri di SPBU Meski Harga BBM Belum Naik

Takut Diprank, Warga Tetap Antri di SPBU Meski Harga BBM Belum Naik

News | Kamis, 01 September 2022 | 16:12 WIB

Terkini

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:45 WIB

SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK

SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan

Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:34 WIB

5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma

5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless

Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:29 WIB

Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%

Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:27 WIB

5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar

5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar

Jakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi

Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:26 WIB

×