Menteri Bahlil Lahadalia Beberkan Alasan Sofbank Group Batal Investasi di Mega Proyek IKN

Suara Sumedang

Rabu, 21 Desember 2022 | 13:15 WIB
Menteri Bahlil Lahadalia Beberkan Alasan Sofbank Group Batal Investasi di Mega Proyek IKN
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia (Suara.com/Fadhil)

SuaraSumedang.id – Menteri Investasi /Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Bahlil Lahadalia membeberkan alasan Sofbank batal investasi di IKN.

Perusahaan asal Jepang Softbank yang batal investasi di IKN lantaran ada beberapa alasan.

Pastinya telah diungkapkan oleh Bahlil, menurut hemat Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal proposal yang diajukan oleh Sofbank dinilai tidak menguntungkan untuk negara.

Proposal yang diajukan perusahaan asal Jepang ini dinilai hanya mementingkan kepeningan perusahaan.

“Proposal yang ditawarkan, menurut kami, untung bagi dia, nggak untung ke negara dan kami nggak mau didikte ,” terang Bahlil dalam rapat kerja di Komisi VI DPR RI, ditulis Kamis (15/12/2022).

Lantas Ia memberi satu contoh dalam isi proposal yang diajukan oleh Softbank yang isinya mereka ingin memntukan internal rate of return (IRR).

“Contoh nih ya, dia maubangun, IRR ditentukan sendiri, nani pmerintah tinggal sewa ke dia, Nggak fair dong, nggak cincai dong. Jadi Kita mencari model investasi yang fair. Artinya yang investornya juga hidup, tapi negara juga jangan dibuat berat win-win,” sambungnya.

Secara tegas, Bahlil menuturkan jika pengusaha maupun investor manapun tidak bisa mengatur negara. Pemerintah dan pengusaha menjadi komponen yang saling membutuhkan.

“Itu yang dalam bahasa saya, nggak boleh pengusaha itu mengatur negara. Negara yang mengatur pengusaha, tapi juga negara nggak boleh semena-mena ke pengusaha. Nggak boleh karena kita saling membutuhkan,” terangnya.

baca juga

Ditinggal Sofbank Ia menyakinkan jika proyek IKN akan tetap berjalan, sebab sudah ada beberapa negara yang ikut andil mega proyek tersebut.

Ada beberapa investor dari negara yang disebutkan oleh Bahlil, seperti UEA, China, Taiwan, Korea Selatan dan juga beberapa negara dari Eropa.

dalam proyek pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia ini.

“IKN itu investornya sudah ada, dari UEA, China, beberapa negara Eropa, Taiwan, Korea Selatan, itu ada,” ungkapnya(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut Murka saat Tahu Akan Digocek Perusahaan Baterai Kendaraan Listrik Dunia

Luhut Murka saat Tahu Akan Digocek Perusahaan Baterai Kendaraan Listrik Dunia

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2022 | 12:08 WIB

Softbank Group Balik Arah Batal Investasi di IKN, Begini Tanggapan Menteri Bahlil Lahadalia

Softbank Group Balik Arah Batal Investasi di IKN, Begini Tanggapan Menteri Bahlil Lahadalia

Sumedang | Rabu, 21 Desember 2022 | 10:45 WIB

Asing Soroti Proyek IKN yang Ambisius, Bagus di Brosur Tapi Sepi Investor

Asing Soroti Proyek IKN yang Ambisius, Bagus di Brosur Tapi Sepi Investor

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2022 | 08:27 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×