Kuota Pupuk Subsidi 2023 di Sumedang Berkurang, Ini Penyebabnya

Suara Sumedang

Jum'at, 10 Maret 2023 | 18:46 WIB
Kuota Pupuk Subsidi 2023 di Sumedang Berkurang, Ini Penyebabnya
Ilustrasi seorang petugas hendak mengangkat sekarung pupuk. Kuota pupun subsidi di Sumedang untuk 2023 berkurang. (Pemkab Sumedang.)

SuaraSumedang.id - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang, Sajidin membenarkan adanya pengurangan kuota pupuk bersubsidi musim tanam 2023.

Menurut Sajidin, pengurangan kuota pupuk bersubsidi tersebut terjadi secara nasional, dan bukan hanya di Sumedang.

Sajidin menerangkan, dampak pengurangan kuota pupuk bersubsidi itu akibat perang Rusia-Ukraina.

"Pengurangannya terjadi secara nasional, bukan hanya terjadi di Sumedang. Ini juga sebagai dampak perang Rusia-Ukraina," kata Sajidin, Jumat (10/3/2023).

"Di mana bahan baku pupuk datang dari negara tersebut, dan tahun ini pupuk subsidinya hanya ada dua jenis, yaitu Urea dan NPK," tambahnya.

Lebih lanjut, Sajidin mengatakan, untuk alokasi pupuk khususnya Urea di Sumedang untuk musim tanam 2023 sebanyak 20 ribu ton pupuk bersubsidi.

Sementara pada tahun 2022 lalu, dari alokasi 30 ribu ton yang terserap hanya 16 ribu ton pupuk jenis Urea tersebut.

"Ini juga mungkin yang menjadi kebijakan pemerintah pusat, kenapa kuota pupuk subsidi tahun 2023 di Kabupaten Sumedang saat ini berkurang, karena di tahun 2022 tidak terserap seluruhnya," ucap Sajidin.

Ia menjelaskan, banyaknya pupuk bersubsidi yang tidak diserap oleh petani di tahun 2022 lalu, mungkin juga disebabkan daya beli petani saat itu rendah sebagai dampak ekonomi.

baca juga

"Banyaknya pupuk yang tidak terserap ini juga akan menjadi dilema bagi pihak distributor, dan akan berdampak pada pengurangan distribusi pupuk selanjutnya," katanya.

Menurut dia, terjadinya pengurangan kuota pupuk subsidi pada kartu tani terjadi juga, karena saat ini kuota didasari atas e-lokasi bukan atas dasar e-RDKK (rencana definitif kebutuhan kelompok).

Namun secara umum jelas Sajidin, ketersediaan pupuk di Kabupaten Sumedang masih aman, karena selain pupuk bersubsidi ada juga pupuk non-subsidi.

"Tentunya kami juga akan terus melakukan evaluasi atas hal ini, sehingga ke depannya kebutuhan petani dalam mendapatkan pupuk bersubsidi sesuai kebutuhan," kata dia.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Salahi Aturan Tinggal, WNA Rusia di Bali Ditangkap Lagi

Salahi Aturan Tinggal, WNA Rusia di Bali Ditangkap Lagi

Video | Jum'at, 10 Maret 2023 | 17:20 WIB

Bule Rusia Ditangkap Lagi, Hanya Punya VOA Tapi Buka Jasa Instruktur Sepeda Motor

Bule Rusia Ditangkap Lagi, Hanya Punya VOA Tapi Buka Jasa Instruktur Sepeda Motor

Bali | Jum'at, 10 Maret 2023 | 17:49 WIB

Sudah Bayar Calo Mahal Rp 31 Juta, WN Ukraina Kena Tipu e-KTP Palsu Berujung Ditahan Imigrasi

Sudah Bayar Calo Mahal Rp 31 Juta, WN Ukraina Kena Tipu e-KTP Palsu Berujung Ditahan Imigrasi

News | Jum'at, 10 Maret 2023 | 17:32 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×