SuaraSumedang.Id - Dua wanita muda yang disebut polisi dengan istilah 'hots streaming', penyebar konten dewasa secara langsung, hanya bisa menunduk ketika disorot kamera di Polres Metro Jakarta Pusat.
Demikian pula dengan seorang pria yang disebut polisi sebagai "agency'.
Mereka yang mengenakan seragam oranye dan tampak masih muda itu, menunduk dengan mengenakan masker, dalam jumpa pers yang digelar Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat.
Siapa mereka?
Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Andri Kurniawan seperti dikutip dari @undercover.id, mereka adalah penyebar konten dewasa secara langsung melalui aplikasi Dream Live.
Yang ditangkap itu, yang perempuan berinitial PP alias Upil dan LS sedangkan yang pria berinitial DSP.
"Mereka menyebarkan konten 'dewasa' secara langsung dan mendapatkan imbalan berupa uang dari setiap penonton," jelas Kompol Andri.
Dalam penjelasannya, Kompol Andri menyebutkan bahwa penangkapan terhadap ketiganya berdasarkan temuan jajaran Cyber Polres Metro Jakarta Barat ketika melakukan patroli di media sosial.
Berdasarkan temuan, di media sosial diketahi ada aktivitas dua orang wanita yang berbau dewasa serta tidak pantas.
Baca Juga: Mulan Jameela Cuma Nonton BLACKPINK dari Jauh, Warganet: Tiket VIP Cuma Rp 4 Juta Lho...
Melihat itu tim patroli segara melakukan pelacakan terhadap dua "hots streaming" tersebut hingga berhasil mendapatkan identitasnya.
Penangkapan pun akhirnya dilakukan di tiga tempat berbeda di kawasan Jakarta.
"Dari hasil penyelidikan, mereka beraktivitas seperti itu sudah lebih dari tiga bulan. Keuntungan yang mereka dapat rata-rata Rp6 juta sampai 15 juta dalam setiap kegiatan. Hasilnya dibagi rata," ujar Kompol Andri.
Menurut Kompol Andri, selain ketiga pelaku, diduga masih ada pelaku lain yang diperkirakan 8 orang, yang semuanya wanita.
"Ada 8 hots streaming lagi yang akan dikejar," ujarnya.*