Duh Telat Makan Sahur! Ini Saran Ahli Gizi untuk Makanan yang Cocok Dikonsumsi Ketika Terdesak Waktu Imsak

Suara Sumedang

Kamis, 23 Maret 2023 | 05:40 WIB
Duh Telat Makan Sahur! Ini Saran Ahli Gizi untuk Makanan yang Cocok Dikonsumsi Ketika Terdesak Waktu Imsak
Ilustrasi makan sahur. Ahli gizi menyarankan mengonsumsi makanan dan minuman padat energi jika telat bangun sahur dan terdesar waktu imsak. ((freepik))

SuaraSumedang.id - Sebagian orang mungkin perlu beradaptasi dengan bangun dini hari untuk melaksanakan sahur saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Bahkan, mungkin ada pula yang melaksanakan makan sahur hingga mendekati waktu imsak gegara telat bangun tidur.

Lantas makanan apa yang cocok jika telat bangun sahur dan sudah mendekati waktu imsak?

Ahli gizi Fitri Hudayani, SST., S.Gz, MKM, RD menganjurkan mengonsumsi makanan atau minuman yang memiliki kepadatan energi, yang cukup serta mudah untuk dicerna oleh tubuh.

"Kalau kepepet, sudah mau sebentar lagi imsak, biasanya sih, kalau makan utuh takutnya buru-buru nanti perutnya malah sakit," kata Fitri Hudayani, dihubungi ANTARA, pada Rabu (22/3/2023).

"Coba cari makanan-makanan yang paling mudah untuk dikonsumsi, misalnya bisa sari buah," tambahnya.

Selain sari buah, Fitri menyebutkan, contoh lain yang bisa dikonsumsi saat mendekati waktu imsak seperti sari kacang hijau, susu, atau makanan cair lainnya.

Makanan atau minuman jenis ini bisa dijadikan simpanan atau persediaan untuk dikonsumsi dalam keadaan mendesak seperti terlambat bangun tidur untuk sahur.

"Tetapi tentunya dengan jumlah yang cukup. Jangan terlalu kurang nanti tenaganya kurang," ucap Fitri.

baca juga

Meski terdapat solusi alternatif untuk menyiasati kondisi mendesak, Fitri mengingatkan, bahwa yang paling penting yakni harus mengatur pola tidur sehingga jangan sampai terlalu sering untuk melewatkan waktu sahur.

Jika telat sahur, dan hanya mengonsumsi makanan dengan jumlah sedikit, Fitri mengingatkan sebaiknya untuk menyesuaikan jenis aktivitas yang tidak banyak mengeluarkan energi.

Dengan begitu, diharapkan tidak 'balas dendam' saat berbuka puasa dengan mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak.

"Kalau balas dendam makanan, ya, takutnya bukan hanya kita tidak bisa mengontrol berapa banyak jumlah makanan yang kita konsumsi, tetapi juga cara kita makan. Misalnya, kita mengunyah menjadi tidak sempurna, jumlahnya berlebihan," kata Fitri.

Jumlah makanan yang tidak terkontrol, dan cara makan yang tidak benar bisa membawa dampak negatif terhadap saluran pencernaan.

Masalah yang bisa timbul, Fitri mencontohkan, asam lambung menjadi naik hingga perut kram.

"Kalau itu terjadi malah menjadi masalah kesehatan lain, sehingga kita tidak bisa menjalankan ibadah puasa yang sempurna di hari esoknya," kata dia. (*/ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Intip Cara Kimbo Sambut Menggeliatnya Bisnis Industri Makanan dan Minuman

Intip Cara Kimbo Sambut Menggeliatnya Bisnis Industri Makanan dan Minuman

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2023 | 14:12 WIB

Begini Upaya Swasta Biar SDM Industri Makanan-Minuman Melek Teknologi

Begini Upaya Swasta Biar SDM Industri Makanan-Minuman Melek Teknologi

Bisnis | Jum'at, 17 Februari 2023 | 04:26 WIB

Masuk 2023, Industri Makanan dan Minuman Diprediksi Bertumbuh ke Arah Positif

Masuk 2023, Industri Makanan dan Minuman Diprediksi Bertumbuh ke Arah Positif

Press Release | Rabu, 01 Februari 2023 | 23:35 WIB

Terkini

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Video | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

×