Polemik Piala Dunia U20 yang Batal Digelar di Indonesia, Fadli Zon: FIFA Menerapkan Standar Ganda Soal Israel

Suara Sumedang

Jum'at, 31 Maret 2023 | 16:04 WIB
Polemik Piala Dunia U20 yang Batal Digelar di Indonesia, Fadli Zon: FIFA Menerapkan Standar Ganda Soal Israel
Anggota Komisi I DPR RI fraksi Gerindra, Fadli Zon. ((suara.com/Bagaskara))

SuaraSumedang.id - Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon mengomentari polemik sepakbola yang terjadi hari ini di Indonesia, ia mengatakan jika FIFA menerapkan standar ganda soal Israel.

Seperti diketahui jika Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 2023. FIFA dalam rilisnya menghapus Indonesia sebagai tuan rumah.

Fadli Zon mempertanyakan alasan jelas di balik keputusan FIFA, yang menurutnya tidak jelas.

“Dalam keterangan tertulisnya, FIFA menyebutkan pembatalan ini dikarenakan “situasi terkini” di dalam negeri Indonesia. “Situasi terkini” yang dimaksud FIFA tak jelas dan terkesan menutupi apa yang dimaksudnya,” kata Fadli Zon dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/3/2023).

Ia pun menduga salah satu situasi terkini itu mengarah pada ramainya penolakan berbagai kalangan atas rencana kedatangan Timnas Israel U20 ke Indonesia. Fadli juga menyebutkan harusnya FIFA dapat mengakomodir sikap dari Indonesia.

“Sebagai organisasi sepakbola sejagat, FIFA mestinya bisa mengakomodasi kepentingan semua negara, termasuk memahami bahwa bagi sejumlah negara, terutama sebagian negara muslim, Israel bukan hanya sekadar isu olahraga, melainkan merupakan isu politik dan kemanusiaan yang serius,” ucapnya.

Politikus Gerindra itu menilai jika FIFA tak seharusnya menempatkan atau memaksakan aturannya pada posisi lebih tinggi daripada aturan hukum, bahkan konstitusi sebuah negara. 

Ia pun menyebutkan bahwa FIFA menerapkan standar ganda dalam politik sepakbola.

“Membela kepentingan Israel, sembari mengabaikan aspirasi negara-negara lain yang punya garis politik tegas terhadap Israel, membuat FIFA punya standar ganda dalam politik sepakbola,” kata Fadli.

baca juga

Menurut Fadli, ada dua alasan FIFA menerapkan standar ganda. Dia menyebutkan tentang keputusan FIFA yang menghukum Rusia akibat invasi yang dilakukan kepada Ukraina.

Namun, FIFA menutup mata dengan politik apartheid yang dilakukan Israel terhadap Palestina.

“Pertama, FIFA tak konsisten dengan larangan politisasi sepakbola. Ketika FIFA dan UEFA menjatuhkan sanksi pelarangan terhadap tim nasional serta klub Rusia untuk berpartisipasi dalam semua kompetisi di bawah FIFA dan UEFA, serta melarang klub dan timnas Belarusia untuk melakukan pertandingan di kandang sendiri sebagai sanksi atas dukungan mereka terhadap Rusia dalam perang Ukraina, apakah itu bukan pelarangan yang bersifat politik?” ujarnya.

“Namun, menutup mata dengan politik apartheid yang dilakukan Israel terhadap Palestina. Apakah pilihan sikap itu tidak bersifat politis?” lanjutnya.

Ia juga menanyakan, sejak kapan sepakbola bisa dipisahkan dari politik?. Menurutnya, aturan yang menuntut agar tidaka mencampur adukan politik dan olahraga adalah hal yang tidak masuk akal.

“FIFA jelas berpolitik, politik tebang pilih FIFA sangat nyata. Suka atau tidak suka, sepakbola sebenarnya tak pernah bisa dipisahkan dari soal politik,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tak Mau Indonesia Terkucikan dari Sepak Bola Dunia karena Sanksi FIFA

Jokowi Tak Mau Indonesia Terkucikan dari Sepak Bola Dunia karena Sanksi FIFA

Bola | Jum'at, 31 Maret 2023 | 15:55 WIB

Dua Instruksi Jokowi untuk Erick Thohir Supaya Indonesia Tak Dikucilkan Member FIFA

Dua Instruksi Jokowi untuk Erick Thohir Supaya Indonesia Tak Dikucilkan Member FIFA

News | Jum'at, 31 Maret 2023 | 15:47 WIB

Dear Investor, Mulai Pekan Depan Jam Perdagangan Bursa Balik Normal

Dear Investor, Mulai Pekan Depan Jam Perdagangan Bursa Balik Normal

Bisnis | Jum'at, 31 Maret 2023 | 15:43 WIB

Terkini

Mengenal Sandiana Soemarko, Filantropis Indonesia di Balik Berbagai Aksi Kemanusiaan

Mengenal Sandiana Soemarko, Filantropis Indonesia di Balik Berbagai Aksi Kemanusiaan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 21:12 WIB

Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan

Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan

Jogja | Senin, 22 Juni 2026 | 21:11 WIB

Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil

Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'

NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'

Video | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata

Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata

Jogja | Senin, 22 Juni 2026 | 20:49 WIB

Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase

Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 20:45 WIB

Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku

Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku

Jabar | Senin, 22 Juni 2026 | 20:38 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB