SUARA SUMEDANG - Kabar mengejutkan di media sosial, menyebutkan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh secara resmi mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Kabar ini seperti dibagikan oleh akun TikTok Media Firal baru-baru ini dengan mengunggah potongan video disertai teks 'Nasdem Resmi Merapat ke PDIP' dan teks lain tertulis 'Partai Nasdem Resmi Dukung Ganjar Pranowo'.
Selain itu pada keterangan tertulisnya, akun Media Firal juga menuliskan 'Partai Nasdem resmi dukung Ganjar Pranowo Presiden 2024'.
Video itu pun telah mendapat 14.6 ribu suka dan dikomentari lebih dari 4.5 ribu pengguna TikTok secara beragam.
Lantas benarkah Surya Paloh tinggalkan Anies Baswedan begitu saja dan mulai beri dukungan pada Ganjar Pranowo?
Setelah isi video berdurasi 46 detik itu diputar, terlihat potongan video saat Surya Paloh menyampaikan rekomendasi nama calon presiden Republik Indonesia.
Dalam video, saat Surya Paloh akan menyebutkan nama tokoh, terjadi potongan video di detik 33 dan sambungan kembali saat penyebutan nama Ganjar Pranowo di detik 34.
"Membuka rekomendasi yang ditujukan kepada saya dengan hal mana Rakernas ini memutuskan, menetapkan rekomendasi nama calon presiden Republik Indonesia yang akan diusung oleh Partai NasDem pada Pemilu 2024 yang akan datang," kata Surya Paloh seperti dikutip pada akun @media_firal01 pada Selasa (2/5/2023).
"Ganjar Pranowo," sambung Surya Paloh dalam video.
Penjelasan
Setelah ditelusuri lebih lanjut, sumber rekaman Surya Paloh itu diambil saat Rakernas NasDem di JCC Senayan Jakarta pada Juni 2022 lalu.
Saat itu Surya Paloh sedang mengumumkan hasil rekomendasi 3 nama bakal calon Presiden Republik Indonesia, yaitu Anies Baswedan, Andika Perkasa dan Ganjar Pranowo.
"Penetapan rekomendasi nama-nama bakal calon presiden Republik Indonesia pada Pemilu 2024, pertama Anies Rasyid Baswedan, kedua Muhammad Andika Perkasa, ketiga Ganjar Pranowo," isi ucapan Surya Paloh dari sumber asli.
Sementara itu fakta sebenarnya hingga saat ini Partai NasDem masih mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden Republik Indonesia di Pilpres 2024, sejak diumumkan pada 3 Oktober 2022 lalu.