Hewan Ternak Terserang Penyakit Lato-Lato, Diskanak Sumedang: Tidak Perlu Waswas

Suara Sumedang Suara.Com
Kamis, 15 Juni 2023 | 07:30 WIB
Hewan Ternak Terserang Penyakit Lato-Lato, Diskanak Sumedang: Tidak Perlu Waswas
Ilustrasi peternak khawatir penyakit LSD. (Pemkab Sumedang)

SUARA SUMEDANG - Jelang Iduladha banyak penyakit yang menyerang hewan ternak. Bukan hanya, masyarakat yang merasa khawatir, peternak pun turut khawatir dengan adanya penyakit pada hewan ternak tersebut.

Diketahui, saat ini muncul sejumlah penyakit pada hewan ternak, diantaranya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Peste des Petits Ruminants (PPR) dan Lumpy Skin Disease (LSD).

Dihimbau oleh Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Sumedang, peternak sapi dan kerbau agar tidak resah dengan merebaknya penyakit LSD.

Penyakit yang menyerang sapi dan kerbau ini ditandai dengan munculnya benjolan pada kulit, terutama di bagian leher, punggung dan perut.

Selain benjolan, hewan ternak sapi dan kerbau yang terinfeksi LSD dapat mengalami demam, kehilangan nafsu makan, lesu dan mengalami penurunan produksi susu.

Kepala UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) Diskanak Sumedang, drh Lia Indrawati memaparkan saat ini terdata 150 kasus LSD pada sapi. 

Dari jumlah tersebut, 144 ekor sudah sembuh, satu mati, dua disembelih dan menyisakan tiga ekor yang sakit.

“Ada 150 kasus positip LSD yang terjadi pada sapi. Tetapi dari 150 ini yang tersisa sakit hanya tiga ekor,” kata Lia.

Lia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir adanya penyakit LSD atau yang dikenal dikalangan peternak ialah penyakit lato-lato.

Baca Juga: Kabar Malam Ini, Arya Saloka Tak Bisa Menahan Emosi hingga Bentak Putri Anne, Cek Faktanya!

Menurut Lia, penyakit yang menyerang pada sapi ini tidak menyebar ke manusia.

“Ini penyakit tidak menyebar ke manusia. Penyakit LSD ini hanya menular dari sapi ke sapi atau dari sapi ke kerbau, ditularkan melalui vektornya adalah serangga seperti lalat,” ucap Lia.

Lebih lanjut, Lia mengatakan apabila peternak bisa menjaga kebersihan kandang dari lalat dan caplak maka pengendalian penularannya akan lebih mudah diatasi.

“Maka dari itu, dihimbau untuk peternak agar menjaga kebersihan kandang serta rutin menyemprot disinfektan,” ucapnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI