SUARA SUMEDANG – Hampir semua pemain sepakbola ingin merasakan karir di luar negeri, misalnya saja pemain Indnesia yang merumpun di luar Sadil Ramdhani, Pratama Arhan dan juga Asnawi mangkualam.
Banyak yang mengira jika mampu berkarir di luar negri maka harga pasar akan naik drastis, tentu hal ini tidak benar, nilai pasar Pratama Arhan justru turun drastis.
Walaupun ia telah main dua musim di Jepang bersama Tokyo Verdy, efek dirinya jarang mendapat kesempatan bermain salah satu dampak harga pasarnya merosot.
Meski jarang menjadi tim inti di Tokyo Verdy, nampak pemain asal Blora Jawa Tengah masih mendapat kepercayaan untuk memperkuat timnas senior.
Usianya masih mudah 21 tahun mampu membawa timas Indonesia U22 menjadi juara SEA Games di Kamboja 2023.
Saat membela PSIS Semarang nilai pasar Pratama Arhan mencapai Rp5,65 miliar hal ini sesuai dengan data transfermarkt.
Sementara saat membela Tokyo Verdy nilai pasar Pratama Arhan justru mengalami penurunan kini hanya Rp4,35 miliar per Januari 2023.
Sampai dengan saat ini Pratama Arhan nampak sulit untuk mendapat kepercayaan pelatih Tokyo Verdy.
Tentu ini menjadi PR besar bagi pemuda kelahiran Blora ini. (*)
Baca Juga: JIS Dapat Lampu Hijau Gelar Piala Dunia U-17 2023, tapi Ada Syaratnya