SUARA SUMEDANG – BRI Liga 1 musim 2023-2024 baru berjalan 3 pekan, namun sudah diwarnai berbagai insiden kurang mengenakkan.
Bahkan Ketua Umum PSSI Erick Thoir terlihat pasrah jika Indonesia dapat sanksi FIFA, atas insiden selama pekan ketiga ini.
Menurut Erick Thohir, ancaman sanksi FIFA akan benar-benar diberikan jika dunia sepakbola Tanah Air terus terjadi kericuhan.
Sampai dengan berjalannya BRI Liga 1 pekan ketiga ini Ketum PSSI sorot adanya kerusuhan suporter seakan tidak bisa belajar dari insiden di Kanjuruhan Malang, hingga mendaatkan sanksi dari FIFA.
Sontak hal itu membuat Erick Thohir harus bertindak tegas pada semua klub demi menghindari sanksi FIFA.
Terlebih Indonesia akan menjadi tuan rumah piala dunia U-17, mengingat hal itu, Erick meminta suporter lebih dewasa dan tidak membuat kerusuhan kala mendukung timnya sedang berlaga.
Diketahui ada sebuah insiden kerusuhan di pekan ketiga antara suporter Arema dan Persik Kediri dalam pekan ketiga.
Alhasil usai melakukan perundingan dengan pemerintah dan FIFA, suporter tim tamu tidak dapat hadir secara langsung ke stadion.
"Saya yakin pasti akan ada sanksinya," kata Erick Thohir.
Baca Juga: Suka Koleksi Parfum Mahal, Mantan Model Popular Pricyla Eva Buka Bisnis Parfum
Sontak hal ini menuai ragam komentar, adapula netizen yang meminta PSSI menghukum tim Arema.
"Arema degradasi, suporter arema dilarang nonton selama 1 tahun. Hukum saja bikin ricuh, jadi Tamu kok Ricuh, kalo emg kalah ya terima aja, toh ga ngefek juga kok ke financial supporter, sepakbola cuma hiburan bos bagi suporter bukan bisnis, jadi mau menang kalah ga ada efek apa2," tulis @edmundsurya.(*)