Bjorka Tantang Pemerintah: Saya Menanti Hukumannya!

Surabaya

Selasa, 13 September 2022 | 10:43 WIB
Bjorka Tantang Pemerintah: Saya Menanti Hukumannya!
Bjorka Tantang Pemerintah: Saya Menanti Hukumannya! (freepik.com)

Kali ini, peretas secara terbuka menantang Pemerintah Indonesia.


Dalam grup Telegram, Bjorka mengatakan bahwa ia menanti Pemerintah Indonesia ‘menghukumnya’.


Bjorka banyak membuat kehebohan di media sosial karena banyak membocorkan data-data penting.


Pertama kali ia mulai dikenal setelah membocorkan data yang diduga milik pelanggan Indihome.


Belum selesai sampai disitu, Bjorka juga membocorkan surat rahasia untuk Presiden Jokowi, termasuk dari Badan Intelijen Negara (BIN)


Data-data yang berhasil dia bobol lalu dijualnya dengan harga murah.


Untuk dapat membacanya dengan penuh, hanya perlu membayar mulai 8 kredit di forum breacher.to.


Dokumen-dokumen yang berhasil dicuri oleh Bjorka terdiri dari 679.180 data dengan kapasitas 40 MB (compressed) dan 189 MB (uncompressed).


Bjorka tidak merincikan harga jual untuk setiap dokumen yang dicurinya.

baca juga


Namun, ia juga menyertakan sejumlah sampel atau contoh dokumen yang berhasil dibobol. 


Tak hanya data-data kenegaraan saja yang berhasil dibobol oleh Bjorka.


Data yang berhasil bocor diperkirakan ada 1,3 miliar data.


Data ini berupa NIK, nomor ponsel, provider telekomunikasi, dan tanggal registrasi.


Kebocoran data SIM card ini memiliki ukuran  berkas sebesar 87 GB


Dari hasil investigasi disebutkan tidak ada akses ilegal [ada masing-masing jaringan operator. 


Hasil investigasi ini sudah dilaporkan kepada Kementrian Kominfo pada Kamis (8/9/2022)


Dari seluruh operator sebagai pengendali data, telah menerapkan sistem pengaman informasi sesuai dengan undang-undang.


Seluruh operator dipastikan patuh pada peraturan dan ketentuan perundang-undangan terkait keamanan dan kerahasiaan data. 


Selain itu operator juga harus melaporkan data registrasi pelanggan aktif sesuai dengan format yang disyaratkan Kominfo.


Data ini dijual oleh Bjorka ke forum yang sama yaitu breached.to dengan harga 700 juta rupiah dan juga menyediakan data sampel yang bocor tersebut.


Diduga kebocoran data ini disebabkan bukan dari perusahaan operator, melainkan dari Kominfo.


Sedangkan Kementerian Kominfo menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki aplikasi menampung data registrasi prabayar dan pasca bayar. 


Berdasarkan pengamatan atas penggalan data yang disebarkan oleh Bjorka, dapat disimpulkan bahwa data tersebut bukan berasal dari Kementrian Kominfo.


Lalu dari mana Bjorka mendapatkan data ini? Masih menjadi misteri. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ledek Menko Mahfud MD, Bjorka : Yakin Tak Ada Database Penting yang Bocor ?

Ledek Menko Mahfud MD, Bjorka : Yakin Tak Ada Database Penting yang Bocor ?

Tekno | Selasa, 13 September 2022 | 10:41 WIB

Bjorka, Ilegal Hacker Malah Dijadikan Pahlawan, Begini Respon Menkominfo

Bjorka, Ilegal Hacker Malah Dijadikan Pahlawan, Begini Respon Menkominfo

Surabaya | Selasa, 13 September 2022 | 10:40 WIB

Puan Maharani Desak Pemerintah Membenahi Sistem Keamanan Siber

Puan Maharani Desak Pemerintah Membenahi Sistem Keamanan Siber

Kalbar | Selasa, 13 September 2022 | 10:38 WIB

Terkini

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:53 WIB

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan

Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!

Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:45 WIB

eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak

eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka

Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:27 WIB

×