Masyarakat Mulai Ragukan Kualitas BBM Subsidi, Makin Mahal Makin Boros

Surabaya

Senin, 03 Oktober 2022 | 21:54 WIB
Masyarakat Mulai Ragukan Kualitas BBM Subsidi, Makin Mahal Makin Boros
Masyarakat Mulai Ragukan Kualitas BBM Subsidi, Makin Mahal Makin Boros (freepik.com)

Banyak masyarakat yang mengeluhkan menjadi lebih boros setelah adanya penyesuaian harga BBM Pertalite menjadi Rp. 10.000 per liter.

Di media sosial Facebook terdapat sebuah unggahan foto yang membandingkan antara Pertalite yang dulu dengan Pertalite yang sekarang. 

Dalam unggahan ini dilampirkan pula warna pertalite yang berbeda dari sebelumnya. 

Satu pertalite berwarna hijau gelap dan satunya lagi berwarna hijau agak terang.

Dari unggahan yang sama, disebutkan bahwa bahan bakar minyak subsidi yang satu ini dinilai semakin boros. 

Menanggapi hal ini, PT Pertamina menyatakan bahwa kualitas Bahan Bakar Minyak jenis Pertalite tidak mengalami perubahan dan masih sesuai dengan aturan pemerintah. 

Pertamina menjamin seluruh produk BBM yang disalurkan melalui lembaga penyalur resmi seperti SPBU maupun Prestashop Sudah memenuhi spesifikasi dan melalui pengawasan yang ketat.

Produk BBM yang tidak sesuai dengan spesifikasi tidak akan disalurkan ke masyarakat.

Pertamina menghimbau agar masyarakat melakukan pembelian BBM di lembaga penyalur resmi agar mendapatkan produk BBM yang terjamin kualitas dan keamanannya. 

baca juga

Sebaiknya pengendara selalu konsisten untuk memilih bahan bakar kendaraan yang berkualitas agar mesin lebih awet dan terawat. Lebih baik untuk mengisi BBM sesuai dengan ketentuan yang tertera pada buku panduan kendaraan bermotor yang lebih cocok dengan kendaraan masing-masing.

Tanggapan dari penggunaan BBM yang semakin boros, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, mengatakan bahwa borosnya pertalite ini disebabkan karena adanya penguapan dari pertalite.

Penguapan akan berubah lebih cepat jika temperatur penyimpanan meningkat. 

Secara spesifikasi batasan maksimum untuk penguapan pertalite adalah 10 persen, dibatasi maksimal 74 derajat celcius.

Jika kendaraan dibiarkan di bawah sinar matahari langsung dalam jangka waktu yang lama, maka proses penguapan akan menjadi lebih aktif.

Hal inilah yang membuat BBM kendaran yang digunakan seperti mudah habis. Untuk mengatasi hal ini, kami menyarankan agar masyarakat memarkirkan kendaraan di tempat yang lebih teduh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasangan Boros, Apa yang Harus Dilakukan?

Pasangan Boros, Apa yang Harus Dilakukan?

Your Say | Senin, 03 Oktober 2022 | 17:59 WIB

Survei Ungkap 87,6 Persen Rakyat Indonesia Tak Setuju Kenaikan BBM

Survei Ungkap 87,6 Persen Rakyat Indonesia Tak Setuju Kenaikan BBM

Sumbar | Minggu, 02 Oktober 2022 | 17:36 WIB

Hotman 911 Buka di Surabaya, Siap Bantu Masalah Hukum Masyarakat

Hotman 911 Buka di Surabaya, Siap Bantu Masalah Hukum Masyarakat

Surabaya | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 19:10 WIB

Terkini

Revitalisasi Benteng Rotterdam Segera Dikaji Kementerian Kebudayaan

Revitalisasi Benteng Rotterdam Segera Dikaji Kementerian Kebudayaan

Sulsel | Senin, 13 Juli 2026 | 10:42 WIB

Piala Dunia 2026: Norwegia Pulang dengan Kepala Tegak, Kok Bisa?

Piala Dunia 2026: Norwegia Pulang dengan Kepala Tegak, Kok Bisa?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 10:41 WIB

Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran

Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:40 WIB

Eks Timnas Inggris Sesumbar Pasukan Tuchel Punya Jurus Bikin Lionel Messi Mati Kutu

Eks Timnas Inggris Sesumbar Pasukan Tuchel Punya Jurus Bikin Lionel Messi Mati Kutu

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 10:40 WIB

Penantian 20 Tahun Tuntas! Lionel Messi Siap Lakoni Duel Perdana vs Inggris di Piala Dunia 2026

Penantian 20 Tahun Tuntas! Lionel Messi Siap Lakoni Duel Perdana vs Inggris di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 10:38 WIB

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 10:37 WIB

Dibalik Megaproyek B50: Siapkah Indonesia Mengatur Ulang Ekosistem Energinya?

Dibalik Megaproyek B50: Siapkah Indonesia Mengatur Ulang Ekosistem Energinya?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 10:37 WIB

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 10:35 WIB

Jelang Inggris vs Argentina, Jude Bellingham Ribut dengan Thomas Tuchel?

Jelang Inggris vs Argentina, Jude Bellingham Ribut dengan Thomas Tuchel?

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 10:31 WIB

Tak Sekadar Tempat Tinggal, Ini Arti Rumah dalam Lagu 'Yuk, Pulang' Idgitaf

Tak Sekadar Tempat Tinggal, Ini Arti Rumah dalam Lagu 'Yuk, Pulang' Idgitaf

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 10:30 WIB

×