Cerita Korban Luka yang Dibantu Crisis Center Arema FC

Surabaya

Sabtu, 05 November 2022 | 08:05 WIB
Cerita Korban Luka yang Dibantu Crisis Center Arema FC
Crisis Center Arema FC. (aremafc)

Rois Mubaroq, pelajar SMAN Kota Malang ini mendatangi Crisis Center Arema FC menceritakan kisah sisa-sisa traumanya atas kejadian tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada awal Oktober lalu.

Sedikit terbatah-batah, Rois menceritakan kejadian yang sangat kelam tersebut. Ia bercerita bahwa saat kerusuhan terjadi, dirinya sedang berada di Tribun 12. Rois melihat banyak korban berjatuhan.

Rois juga menjadi salah satu korban luka pada kejadian tersebut, kaki kananya mengalami pengalaman syaraf pada tulang yang akibat terjepit dan tidak bisa digerakkan saat kerusuhan itu terjadi. Kini ia beryukur masih bisa terselamatan dari persitiwa kelam tersebut. 

Saat ini ia masih dalam fase pemulihan dari sisa-sisa trauma yang menghinggapinya. Ia datang ke Crisis Center Arema FC untuk mendapatkan bantuan.

“Alhamdulillah masih diberikan keselamatan. Karena saat itu benar-benar panik dan hanya bisa pasrah. Saya berterima kasih atas bantuannya, ini berarti untuk pemulihan saya,” kata Rois dikutip laman resmi klub, Jumat (4/11/2022).

Sementara itu, Crisis Center Arema FC ini akan berjalan sampai 9 November 2022 mendatang. Penutupan ini tepat pada peringatan 40 hari tragedi Kanjuruhan yang menghilangkan 135 nyama dan ratusan korban luka-luka ini.

“Sesuai dengan Arahan tertarik, jadi untuk tahap ini akan ditutup pada 9 November 2022 mendatang,” ungkap Tjiptadi Purnomo, salah satu anggota tim Crisis Center Arema FC.

Sebelumnya, Crisis Center Arema FC juga terus bergerak meringankan beban korban tragedi Kanjuruhan. Korban lain yang merasa terbantu dengan adanya Crisis Center Arema FC ini salah satunya Afridha Cahyaningrum yang berasal dari Kecamatan Sawo, Ponorogo.

Komunikasi dengan tim Crisis Center Arema FC dalam mengikuti perkembangan Afridha terus dilakukan, kondisi terbaru Afridha membaik setelah mendapatkan perawatan di RSUD Ponorogo. Kepastian ini didapatkan setelah tim Crisis Center Arema FC melakukan koordinasi dengan Aremania Ponorogo. 

baca juga

“Komunikasi dengan korban luar kota memang terus dilakukan, meski terkendala jarak namun kami berupaya untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi terbaru korban. Salah satunya adalah korban yang di Ponorogo, kami banyak terbantu setelah komunikasi dan melakukan koordinasi dengan rekan-rekan Aremania Ponorogo,” ungkap salah satu anggota tim Crisis Center Arema FC, Adelia Awanda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dibantu Konsultan Tiga Negara Sekaligus, Arema FC Ingin Percepat Pemulihan

Dibantu Konsultan Tiga Negara Sekaligus, Arema FC Ingin Percepat Pemulihan

Surabaya | Jum'at, 04 November 2022 | 20:12 WIB

Juragan 99 Mengundurkan Diri Sebagai Presiden Arema FC

Juragan 99 Mengundurkan Diri Sebagai Presiden Arema FC

Surabaya | Sabtu, 29 Oktober 2022 | 12:49 WIB

Begini Kondisi Para Pemain Arema FC Usai Tragedi Kanjuruhan Kata Javier Roca

Begini Kondisi Para Pemain Arema FC Usai Tragedi Kanjuruhan Kata Javier Roca

Surabaya | Minggu, 23 Oktober 2022 | 04:10 WIB

Terkini

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

4 Cara Menata Kamar Tidur Biar Hoki Sesuai Feng Shui, Lengkap dengan Rekomendasi Produk dari Azko

4 Cara Menata Kamar Tidur Biar Hoki Sesuai Feng Shui, Lengkap dengan Rekomendasi Produk dari Azko

Lifestyle | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:00 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Jaring Bibit Unggul di Sumatra, 15 Atlet Muda Genggam Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026

Jaring Bibit Unggul di Sumatra, 15 Atlet Muda Genggam Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026

Sport | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:27 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×